Suara.com - Aksi ibu yang mengamuk kepada seorang perempuan penumpang kereta menjadi viral. Bagaimana tidak, ia sampai menendang perempuan itu sehingga memicu keributan.
Kejadian yang direkam penumpang lainnya ini menjadi sorotan setelah dibagikan akun Instagram @kamerapengawas.id. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah mendapatkan 180 tanda suka.
"Cuma gara-gara salah manggil ajg," tulis akun ini dengan emoji menangis sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Kamis (24/2/2022).
Dalam video, terlihat suasana kereta cukup padat penumpang. Tiba-tiba, seorang ibu yang sedang duduk di kursi menendang penumpang perempuan di sebelahnya.
Ia terlihat emosi dan memarahi perempuan tersebut. Ternyata, ibu itu kesal dan tidak terima dipanggil "nenek" oleh perempuan tersebut.
"Si ibu marah gara-gara dipanggil nenek," lanjut akun ini.
Sang perempuan sendiri sudah menjelaskan dirinya tidak sengaja salah sebut. Ia juga balas menegur sang ibu yang langsung naik darah saat dipanggil "nenek".
Menurutnya, dirinya juga tidak berniat mengajak ribut. Namun, sang ibu tetap marah dan menunjuk-nunjuk wajah perempuan itu karena kesal.
Sementara itu, penumpang lainnya hanya bisa melihat. Mereka juga tampak tidak melerai atau berusaha menenangkan situasi, melainkan memilih acuh.
Selang berapa lama, datang petugas kereta. Petugas itu tampak mendekati sang ibu yang marah untuk mendinginkan persoalan.
Kejadian ibu yang ngamuk karena dipanggil nenek itu sontak mendapatkan perhatian warganet. Mereka menuliskan beragam komentar teguran dan mengkritik aksi sang ibu yang dinilai berlebihan.
"Sadar diri, sadar umur. Semakin tua semakin risih," komentar warganet.
"Mungkin maunya dipanggil yang maha kuasa," sentil warganet.
"Menolak tua," sahut warganet.
"Mungkin dia pengen dipanggil kakek," celutuk warganet.
Berita Terkait
-
Viral Kisah Petugas Damkar Cium Bau Wangi Saat Evakuasi Jenazah Santri, Warganet: Anak-Anak Penghuni Surga
-
Jokowi Bujuk Anak Muda Pindah ke IKN, Bagi yang Bersedia Bakal Diberi Insentif
-
Siapa Bambang Susantono? Kandidat Terkuat Kepala Otorita IKN Pernah Jadi Komisaris Garuda Indonesia
-
Viral! Publik Ramai Bicarakan Kartun "The Simpsons" Sudah Prediksikan Konflik Rusia dan Ukraina Sejak 1998
-
Pesan Makanan Lewat Ojol, Curhat Wanita Syok Mendadak Malah Dirayu hingga Ditelepon Driver
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim