Suara.com - Cerita petugas pemadam kebakaran (damkar) ketika melakukan evakuasi kebakaran yang melanda Pondok Pesantren Miftahul Khoirot di Cilamaya.
Persitiwa kebakaran yang melanda Ponpes Miftahul Khoirot di Cilamaya terjadi sekitar pukul 14.33 WIB, pada Senin (21/02/2022).
Api diketahui berasal dari lantai 2 pondok pesantren. Peristiwa kebakaran ini memakan korban jiwa delapan orang, mayoritas adalah santri yang masih duduk di kelas 5 SD.
Akun Instagram @infokrw membagikan sebuah kisah haru diungkap seorang tetangga dari petugas damkar yang mengevakuasi jenazah santri di Ponpes tersebut.
Petugas damkar yang melakukan evakuasi di lokasi kejadian melihat santri-santri yang meninggal dunia bertumpukan 6 orang.
Mereka saling melindungi satu sama lain saat api membakar bangunan pondok pesantren. Santri yang paling kecil berada di paling bawah untuk dilindungi yang lainnya.
Jenazah yang paling atas yakni pengurus pondok yang berusaha melindungi anak didiknya dari kobaran si jago merah.
Sementara dua orang jenazah lainnya terlihat sedang berusaha membuka jendela namun sayang tidak berhasil.
Mereka pun terjebak dalam kobaran api yang membakar pondok pesantren.
Baca Juga: Menag Yaqut Bandingkan Suara Adzan dengan Gonggongan Anjing, Panglima Santri Buka Suara
Petugas damkar bersaksi saat mengevakuasi jenazah, dirinya tidak mencium bau gosong atau bau daging terpanggang.
Kesaksian petugas damkar
Dia justru mencium bau wangi yang sangat tajam di sana.
"Tapi tidak tercium bau gosong atau bau daging yang terpanggang. Tapi saya mencium wangi yang amat sangat wangi, tercium oleh hidung saya," kata petugas damkar seperti dikutip oleh Suara.com, Kamis (24/02/2022).
Tetangga dari petugas damkar itu berpesan semoga kisah tersebut dapat bermanfaat bagi kita semua.
Sejak diunggah satu hari lalu, postingan ini telah mendapatkan 20.613 suka dari pengguna Instagram. Postingan itu pun memperoleh respon positif dari para pengguna Instagram.
Tag
Berita Terkait
-
Viral! Publik Ramai Bicarakan Kartun "The Simpsons" Sudah Prediksikan Konflik Rusia dan Ukraina Sejak 1998
-
Viral Aksi Bocah Laki-laki Nyanyi Sambil Joget Heboh, Bikin Biduan Insecure
-
Pesan Makanan Lewat Ojol, Curhat Wanita Syok Mendadak Malah Dirayu hingga Ditelepon Driver
-
Menag Yaqut Bandingkan Suara Adzan dengan Gonggongan Anjing, Panglima Santri Buka Suara
-
Viral Kesaksian Petugas Kebakaran Ponpes di Karawang, Lihat Pemandangan Memilukan hingga Cium Wangi Harum
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam
-
Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng
-
Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!
-
'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku
-
Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV