Suara.com - Cardi B menjadi salah satu selebriti yang menyoroti konflik Rusia dan Ukraina. Ia berharap agar pemimpin dunia berhenti saling berebut kekuasaan dan memikirkan kebaikan rakyat dunia.
Hal ini diungkapkan Cardi B dalam akun Twitter resminya. Ia menyatakan perang dan invansi hanya mempeparah kondisi dunia yang sedang berada dalam krisis.
"Berharap para pemimpin dunia ini berhenti tersandung kekuasaan dan benar-benar memikirkan siapa yang benar-benar terpengaruh (warga negara)," cuit Cardi B seperti dikutip Suara.com, Kamis (24/2/2022).
"Apalagi seluruh dunia sedang berada dalam krisis. Perang, sanksi, invasi harus menjadi hal terakhir yang dikhawatirkan oleh para pemimpin ini," lanjutnya.
Setelah menuliskan cuitan itu, Cardi B mengunggah video berisi penjelasan atas cuitannya. Ia menegaskan Twitternya tidak dibajak dan memang benar dirinya menulis pernyataan mengenai pimpinan dunia tersebut.
Dalam video berdurasi hampir 1 menit itu, Cardi B mengakui dirinya ingin mengatakan banyak hal mengenai konflik Rusia dan Ukraina. Apalagi, ia merasa memiliki tanggung jawab karena memiliki platform yang besar.
Walau begitu, Cardi B juga menyampaikan kekhawatiran atas tanggung jawab itu. Ia merasa dirinya bisa terbunuh jika tidak mengatakan hal yang benar mengenai persoalan-persoalan yang menyita perhatian dunia.
"Ponsel ini tidak diretas, ini benar-benar aku! Saya sebenarnya ingin mengatakan banyak hal, tetapi saya hanya akan memikirkan urusan saya," ucap Cardi B.
"Saya merasa seperti memiliki platform yang besar sehingga jika saya tidak mengatakan hal yang benar, saya mungkin terbunuh," sambungnya.
Baca Juga: Ukraina Sebut Hancurkan 4 Tank, 50 Tentara Rusia Serta Tembak Jatuh Pesawat Tempur
Melalui kesempatan ini, Cardi B menegaskan ia tidak berpihak pada NATO ataupun Rusia. Sebaliknya, ia menyatakan dirinya hanya berpihak kepada sisi warga, karena pada akhirnya mereka yang akan menjadi korban dalam krisis dunia.
"Saya benar-benar tidak di pihak NATO, saya benar-benar tidak di pihak Rusia, saya sebenarnya di pihak warga, karena pada akhirnya, dunia sedang mengalami krisis sekarang," ucapnya.
Lebih lanjut, ibu satu anak ini juga membahas mengenai inflansi yang memicu krisis dunia. Situasi krisis itu diakui membuatnya sangat kesal.
"Inflasi ini tidak hanya di Amerika, tetapi di mana-mana di dunia! Sangat sulit untuk mengembalikan ekonomi. Ada begitu banyak pengiriman dan embarkasi yang didukung," kata Cardi B.
"China tidak benar-benar mengacaukan kita, jadi banyak barang tertinggal, banyak barang tertinggal, dan ini hanya membuatnya jauh lebih rumit, jadi saya hanya benar-benar kesal dengan ini," lanjutnya.
Terakhir, Cardi B hanya berpesan kepada para pemimpin dunia agar bersikap logis demi menghentikan krisis. Meski demikian, pada akhirnya, ia hanya bisa pasrah dengan tindakan para pemimpin dunia.
Berita Terkait
-
Ukraina Sebut Hancurkan 4 Tank, 50 Tentara Rusia Serta Tembak Jatuh Pesawat Tempur
-
Penjelasan Lengkap Bitcoin, Harganya Runtuh Gegara Konflik Rusia - Ukraina
-
Jeritan Penyerang Asing Persipura Pasca Rusia Invasi Ukraina
-
Serangan Rusia ke Ukraina Tewaskan Setidaknya 8 Orang, Blok Barat Sibuk Jatuhkan Banyak Sanksi Baru
-
Cegah Serangan Laut Rusia, Ukraina Minta Tolong Turki Tutup Selat Bosphorus dan Dardanelles Bagi Kapal Rusia
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas
-
Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei
-
Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump
-
Tak Sekedar Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen