Suara.com - Tim pencarian dan Pertolongan atau SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap lima warga yang dilaporkan hilang karena tertimbun longsor di Malampah, Pasaman, Sumatera Barat, Senin (28/2/2022).
Longsor terjadi di wilayah itu usai gempa bumi yang berpusat di Pasaman Barat pada Jumat (25/2) dengan magnitudo 6,2.
"Sampai hari ini tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap lima warga yang dilaporkan hilang," kata Kepala Seksi Operasional Basarnas Padang Octavianto, dihubungi dari Simpang Empat, Senin.
Ia mengatakan tim gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri dari Basarnas Padang, Mentawai, Pos SAR Pasaman, TNI, Polri, BPBD gabungan, pecinta alam, dan relawan.
Hingga pukul 13.00 WIB tim telah melakukan penyisiran di area longsor yang luasnya mencapai 20 Kilometer persegi, namun belum membuahkan hasil.
"Pencarian akan terus dilanjutkan oleh tim gabungan hingga sore ini untuk mencari korban yang empat di antaranya adalah laki-laki dan satu orang perempuan," ujarnya.
Sebelumnya, jumlah korban yang dilaporkan hilang karena longsor di Malampah, Kabupaten Pasaman, berjumlah enam orang.
Salah seorang korban atas nama Rodi (32) berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh tim pada Sabtu (26/2) sekitar pukul 14.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Hingga saat ini tercatat jumlah korban jiwa akibat gempa dan longsor di Kabupaten Pasaman setelah gempa sebanyak enam orang.
Baca Juga: BIN Sumbar Bantu Korban Gempa Pasaman Barat
Empat di antaranya adalah perempuan yakni Fitri (4) Susi Susanti (26), Nian (74), dan Nuraya (75), sedangkan korban laki-laki adalah Amaik (17), dan Rodi (32).
Pada bagian lain untuk Kabupaten Pasaman Barat jumlah korban hingga Senin (28/2) diketahui sebanyak enam orang, dengan rincian empat orang tertimpa, dan dua orang tewas usai gempa. Ribuan warga masih bertahan di pengungsian. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional