Suara.com - Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia/UII Sefriani menilai perang Rusia dan Ukraina bisa juga terjadi terhadap Indonesia di Papua.
Sefriani menjelaskan, perang Rusia saat ini dipicu oleh gerakan separatis sebagian daerah timur Ukraina yakni Donetsk dan Luhansk atau lebih dikenal dengan wilayah Donbass yang memerdekakan diri bergabung dan diakui oleh Rusia. Hal itu juga bisa terjadi di Papua.
"Ini sangat berbahaya, nanti kalau di Papua misalnya yang ada banyak wilayah konflik, ada diskriminasi yang sering diterima oleh mereka. Ketika itu terus terjadi, nanti ada negara yang meniru seperti yang dilakukan Rusia, mengakui kemerdekaan Papua dan beralasan bahwa Papua mengundang mereka ke sana, ini bahaya," kata Sefriani dalam diskusi virtual, Selasa (1/3/2022).
Menurutnya, ketika ada negara yang mendukung gerakan referendum di Papua dan mengakui kemerdekaan Papua maka bukan tidak mungkin Papua bisa pisah dari Indonesia dan ketegangan di timur Indonesia akan terjadi.
"Kita harus hati-hati juga karena soal pengakuan ini kan politik, politik itu sisi tergelap di dalam hukum internasional," ujarnya.
Sefrina menegaskan hal yang dilakukan Ukraina saat ini hanyalah mempertahankan kedaulatan negaranya, termasuk wilayah Donbass yang diakui merdeka sepihak oleh Rusia.
"Ini juga yang kita alami di Papua, ketika TNI-Polri melakukan kontak senjata di sana. Kalau KKB melakukan mungkin itu tidak begitu heboh, tapi kalau TNI menembak anggota KKB itu disebut pelanggaran HAM, ini harus proporsional pemberitaannya," tutur Sefrina.
Dia mendorong Indonesia sebagai negara presidensi G20 membuat sidang luar biasa menuju perundingan damai Rusia dan Ukraina.
Indonesia tidak akan melepas prinsip politik luar negeri bebas aktifnya jika menginisiasi negara-negara G20 untuk mendamaikan Rusia dan Ukraina.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI