Suara.com - Hari Raya Nyepi merupakan peringatan hari keagamaan umat Hindu yang dirayakan setiap tahun baru Saka. Berdasarkan sejarah penanggalan tahun baru ini berdasarkan hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dianggap sebagai penyucian para dewa-dewa. Lalu apa sebenarnya tujuan perayaan Nyepi itu sendiri?
Sebelum mengetahui apa tujuan perayaan Nyepi ketahui pengertian Nyepi terlebih dahulu. Nyepi berasal dari kata sepi yang memiliki arti senyap, sunyi, atau lenggang. Hari Raya Nyepi dilakukan atas dasar penanggalan kalender Saka, yang dimulai sejak 78 Masehi. Pada perayaan Nyepi umat Hindu dilarang untuk melakukan aktivitas apapun di luar rumah.
Tujuan Perayaan Nyepi Bagi Umat Hindu
Nyepi bagi umat Hindu bertujuan untuk meminta permohonan Kepada Tuhan Yang Maha Esa atau disebut juga dengan Dewa oleh umat Hindu. Permohonan itu dilakukan untuk pembersihan dosa dari Bhuana Alit atau alam manusia serta Bhuana Agung atau alam semesta.
Bagi umat Hindu, Hari Raya Nyepi memiliki makna yang sangat mendalam karena termasuk bagian dari hari kebangkitan, hari toleransi, hari kesejahteraan, hari kebersamaan, hari kedamaian, dan hari kerukunan nasional. Tidak hanya terhadap sesama Nyepi bagi umat Hindu juga berlaku sebagai tanda kepedulian terhadap alam sekitar. Karena manusia telah banyak memanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan pribadi.
Bali menjadi pusat perayaan Nyepi di Indonesia karena mayoritas penduduknya beragama Hindu. Saat peringatan Hari Raya Nyepi tiba umat Hindu akan berdiam diri di rumah selama 24 jam.
Dimulai dari pukul 6 pagi hingga pukul 6 padi pada hari berikutnya. Selama itu, masyarakat dilarang untuk menyalakan lampu, listrik, berbicara, dan bekerja ataupun sekolah.
Fakta Menarik Perayaan Nyepi di Indonesia
- Terdapat pawai ogoh-ogoh sebagai tanda peleburan atas segala sifat buruk yang ada di dalam diri manusia.
- Menerapkan caturbrata yaitu Tidak menyalakan api atau listrik (Amati Geni), tidak bekerja (Amati Karya), tidak berpesta (Amati Lelanguan), dan tidak bepergian (Amati Lelungan).
- Global Warning, perayaan Nyepi dianggap sebagai kegiatan yang menyelamatkan bumi dari pemanasan global. Bali bisa menghemat listrik hingga 60 persen dan mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 33 persen.
- Bandara I Gusti Ngurah Rai ditutup sementara, sebagai salah satu bentuk toleransi terhadap sesama penerbangan dari dan menuju Bali ditutup selama perayaan Nyepi tiba.
- Dinantikan wisatawan, peringatan Nyepi terjadi hanya di Bali saja. Sehingga perayaan tersebut sangatlah langka dan banyak wisatawan lokal maupun mancanegara sangat menantikan hari spesial umat Hindu tersebut.
Demikian ulasan mengenai tujuan perayaan Nyepi bagi Umat Hindu di Bali. Semoga menambah pengetahuan Anda!
Baca Juga: Daftar Tanggal Merah Bulan Maret 2022, Sambut Libur Nasional Hari Raya Nyepi di Awal Bulan
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Tuai Pro dan Kontra, Penyerahan Motor Listrik Untuk Pecalang Saat Nyepi Ditunda, Ini Sebabnya
-
Upacara Taur Agung Sambut Hari Raya Nyepi di Tangerang Selatan
-
Daftar Tanggal Merah Bulan Maret 2022, Sambut Libur Nasional Hari Raya Nyepi di Awal Bulan
-
Hari Libur Maret 2022 Ada Berapa? Ini Daftarnya, Cek Juga Hari Besar Nasional dan Internasional
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran
-
Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat