Suara.com - Pernikahan menjadi momen berharga bagi dua calon mempelai. Namun, terkadang banyak cobaan yang dialami oleh dua calon mempelai menjelang pernikahan.
Seperti kisah yang dialami oleh seorang pria yang diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah, Selasa (1/3/2022) ini.
Dalam kisah yang dibagikan, pria ini menceritakan melalui sebuah video bahwa ia telah gagal menikah karena ditipu calon istri sendiri. Tak hanya itu, ia juga rugi puluhan juta.
"Gagal nikah karena orang ketiga (tidak). Gagal nikah karena ditipu calon istri (ya)," tulisnya dalam keterangan video dikutip Suara.com, Rabu (2/3/2022).
Persiapan pernikahan pria ini awalnya sudah matang. Dalam video, semua undangan pernikahan telah disebar.
Selain undangan yang telah disebar, suvenir pernikahan mereka juga telah dibeli. Dalam video, ia memperlihatkan undangan dan suvenir yang sudah siap.
Bahkan, pria ini sudah melakukan test food untuk acara pernikahan mereka. Ia juga sudah melakukan booking gedung pernikahan.
Baju pengantin telah disiapkan dan konsep dekor pernikahan juga sudah matang. Karangan bunga berisi ucapan selamat pun telah berdatangan
Namun, saat hari pernikahan tiba, ia tidak bisa menikah meski persiapan sudah matang 100%.
Hal itu karena ternyata pihak wanita tidak membayarkan uang puluhan juta yang diberinya ke vendor.
"Persiapan sudah 100%. Undangan sudah disebar. Pas hari H gak bisa nikah karena uang puluhan juta yang saya kasih ke pihak wanita tidak dibayarkan ke vendor pernikahan," curhatnya.
Hingga artikel ini disusun, belum diketahui motif calon pengantin wanita tersebut tidak membayarkan uang yang telah diberi pria ini ke pihak vendor.
"Sekadar berbagi pengalaman. Pasangan kita pun bisa menghancurkan kita," pungkasnya.
Sontak, kisah pria yang telah viral ini menuai perhatian publik.
"Mau bilang semua cowok sama aja, tapi ini cowok juga jadi korban," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
-
Curhat Pilu Wanita Diracuni Makanan Oleh Ibu Suaminya, Ketika Muntah Malah Difitnah dan Dituntut Minta Maaf ke Mertua
-
Viral! Seorang Emak-emak Angkat 4 Tabung Sendiri Tanpa Bantuan, Aksinya Tuai Decak Kagum Warganet
-
Viral, Detik-detik Rumah Hanyut Terbawa Banjir di Serang Banten, Warga Panik Sambil Kumandangkan Takbir
-
So Sweet! Bapak Ini Sabar Tunggui Istri di Salon Hingga Sigap Beri Kejutan Romantis, Publik Meleleh Berjamaah
-
Kreatif! Wanita ini Ungkap Trik Jitu Kupas Kulit Petai Kilat Tanpa Pisau, Publik Gembira Dapat Ilmu Baru
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call