Suara.com - Perdana Menteri Australia Scott Morrison positif COVID-19.
Dalam pernyataannya yang dirilis tadi malam (01/03), PM Scott Morrison mengatakan dirinya sudah melakukan tes PCR setelah mengalami gejala demam di hari Selasa malam.
Karena kondisi kesehatannya ini, rencana kunjungan Morrison ke komunitas Ukraina di Sydney Opera House terpaksa dibatalkan.
PM Morrison mengatakan dirinya juga sempat mengalami gejala seperti flu dan akan melakukan isolasi di rumahnya di Sydney sampai beberapa minggu ke depan.
"Saya tes setiap hari sejak Minggu, termasuk pagi ini, dan semua hasil tesnya adalah negatif," katanya.
"Saya tes lagi malam ini setelah sempat demam," tambahnya.
"Hasil tesnya tidak jelas, jadi saya PCR lagi malam ini, dan hasilnya positif."
PM Australia tersebut menerima hasil positif COVID-19 setelah menghadiri pertemuan Komite Nasional Keamanan (NSC) Selasa pagi (01/03) kemarin dengan para menteri senior.
Menteri Pertahanan Australia, Peter Dutton, yang juga menghadiri pertemuan NSC mengatakan sudah melakukan tes rapid yang hasilnya negatif.
Baca Juga: Bantu Ukraina, Australia Siapkan Rp 729 Miliar Untuk Danai Persenjataan Lawan Rusia
Peter mengatakan gejala PM Scott terlihat "cukup ringan" ketika terakhir bertemu dengannya pada Selasa malam (01/03). Menurutnya, PM Scott ketika itu tetap ingin bekerja.
"Menurut saya ia masih bersemangat dan akan segera pulih," ujar Peter.
Diproduksi oleh Natasya Salim dari laporan dalam bahasa Inggris
Berita Terkait
-
Event Lari Nasional Hadir di Malang, Gabungkan Gaya Hidup Sehat dan Liburan dalam Satu Momen
-
Dari Cemas Jadi Percaya Diri, Perjalanan Ibu di Era Gen Z Berubah
-
Emas Antam Stagnan, Harganya Masih Rp 2.805.000/Gram
-
Haier Buka Toko Pertama di Indonesia, Hadirkan Kulkas, Mesin Cuci, hingga AC Canggih
-
Tak Ada Prioritas, Danantara Pastikan Semua Merger BUMN Rampung Tahun Ini
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
KPK Kulik Peran SATHU di Kasus Kuota Haji, Nama Khalid Basalamah Ikut Disorot
-
Sekjen PKB Soal Usul KPK Capres-Cawapres Harus Kader Partai: Itu Menarik
-
Penelitian Ungkap 98 Persen Klaim Lingkungan Perusahaan Daging Adalah Greenwashing
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Penembakan di Mall, Polisi: 1 Tewas, 5 Luka-luka
-
Dianggap Pengkhianat Bangsa, Anak Raja Iran Reza Pahlavi Dilempari Cairan Merah
-
Gereja Berusia 2 Abad di AS Porak-poranda Diamuk Si Jago Merah, 5 Petugas Damkar Jadi Korban
-
Panglima TNI, Gatot Nurmantyo hingga Agum Gumelar Kumpul di Kantor Menhan Sjafrie, Ada Agenda Apa?
-
Data Tumpang Tindih, Kemenag Usul Klasifikasi Santri vs Non-Santri untuk Program MBG
-
Apa Itu Visa Emas Trump? Izin Tinggal di AS Senilai Rp15 M yang Sepi Peminat