Suara.com - Dewan Pembina Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), Sandiaga Uno akan memperkuat ekosistem Esports Indonesia jelang Piala Dunia Esport 2022. Sandiaga rencananya akan memfasilitasi pelatihan hingga pembiayaan.
"Kita harus membangun support sistem esports ini, mulai dari pelatihan, pendampingan, sampai dengan pembiayaannya," kata Sandiaga saat Rakernas PBESI di ICE BSD, Tangerang, Banten, ditulis Minggu (6/3/2022).
Lebih lanjut, Sandiaga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk membentuk Badan Layanan Umum (BLU). BLU ini nantinya mendukung segala keperluan Esports Indonesia.
"Kita akan membentuk sebuah BLU yang mulai tahun ini diharapkan sejalan lima games lokal bisa dikembangkan dan dipertandingkan di event-event Internasional," tambahnya.
Sandiaga menilai, dunia Esports di Indonesia telah menciptakan banyak lapangan kerja. Menurutnya, kondisi ini tentu dapat membangkitkan ekonomi kreatif Indonesia.
Maka dari itu, Sandiaga berharap kejuaraan dunia tersebut menjadi momentum unjuk gigi esports lokal di kancah dunia. Sandiaga menyebut, hal ini juga merupakan kebanggaan bagi bangsa Indonesia.
"Kejuaraan dunia ini akan jadi momentum bagi kita menancapkan satu prestasi bahwa kita bisa bangkit dan esport kita bisa berikan kebanggaan bagi bangsa dan negara," tuturnya.
Adapun Rakornas PBESI turut dihadiri Ketua Umum PBESI Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan. Kemudian para dewan pembina PBESI Danpuspommad Letjen TNI Chandra W Soekotjo, Sekjen KKP Komjen Pol Antam Novambar, Sekjen Kemenkumham Komjen Pol Adap Budhi Revianto, dan Dankorbrimob, Irjen Pol Anang Revandoko.
Hadir juga Ketua Harian PBESI Komjen Pol Bambang Sunar Wibowo, Sekjen PBESI Frengky, dan seluruh pengurus PBESI pusat dan daerah.
Baca Juga: Sandiaga Uno Tepati Janji Bantu UMKM di Jambi
Selain itu, Rakesnas juga menghadirkan Duta Esports Indonesia Raffi Ahmad, Atta Halilintar, dan Ayu Dewi.
Kemudian Ketua KONI Letjen TNI Marciano Norman, Stafsus Presiden Diaz Hendropriyono, Dirut Telkomsel Hendri Mulya Syam, dan perwakilan Bank BNI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup