Suara.com - Hati perempuan mana yang tak sakit hati melihat suaminya sendiri berselingkuh. Seperti seorang perempuan yang melabrak suaminya tengah bersama perempuan lain di sebuah kos-kosan.
Pada video yang beredar di media sosial tersebut, terlihat perempuan yang diduga istrinya bersama ibu, mertua, dan anak mendobrak sebuah kos-kosan.
Perempuan dengan baju pink menendang kos-kosan tersebut dan mendapati sang suami tengah bertelanjang.
Para perempuan tersebut lansung menerjang seorang perempuan yang disebut selingkuhan itu. Selingkuhan tersebut langsung ditampar dan dijambak oleh para perempuan yang datang.
Sang pria yang tengah bertelanjang itu mencoba menenangkan, namun para perempuan yang datang sudah keburu emosi.
Pria tersebut kemudian ngacir ke kamar mandi karena ia masih dalam keadaan telanjang. Parahnya, sang suami malah membela selingkihannya dengandan menyatakan bahwa perbuatan ibu dan istrinya yang menampar selingkuhan adalah hal berdosa.
"Sudah mak sudah, dosa," ungkap pria yang digreberk tersebut seperti dalam video yang diunggah akun @borobudur_media.
"Kamu itu yang dosa," balas sang ibu.
Menurut keterangan, peristiwa tersebut terjadi di Tebing Tinggi, Labuhannbatu, Sumatera Utara.
Baca Juga: 6 Perilaku Ini Disebut Sama Buruknya dengan Perselingkuhan, Setuju?
Video yang diunggah pada Minggu (6/3/2022) itu tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Respect banget sama yang grebek sempet-sempetnta nyopot sendal pas mau masuk rumah selingkuhan," komentar wargaet.
"Jadi pengen ikut jambak," imbuh warganet lain.
"Yang selingkuh suaminya yang digebukin ceweknya," tulis warganet di kolom komentar.
"Hajar bu, jadi inget dulu pernah nemenin tante (adik ibu) gerebek suaminya yang lagi ngajarin anak didiknya dihotel pakai sarung doang," timpal lainntya.
"Harusnya yang digeplak dan dihajar itu suaminya," balas warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional