Suara.com - Baru-baru ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap adan temuan kandungan bahan kimia obat pada sejumlah merek kopi saset. Bahan kimia obat yang terkandung dalam kopi saset ini adalah paracetamol dan sildenafil.
Warga bernama Ardhi (23) yang ditemui di salah satu warkop di kawasan Cakung, Jakarta Timur mengaku telah mengetahui hal tersebut.
Meski demikian, dia mengaku tidak khawatir lantaran merek kopi saset yang dijual di warkop tidak masuk dalam daftar yang dikeluarkan BPOM.
"Saya tahu terkait hal itu ketika baca berita kemarin. Sejauh ini sih saya fine-fine saja karena kopi saset yang dijual di warkop tidak masuk dalam daftar yang dirilis oleh BPOM," ucap Ardhi, Senin (7/3/2022).
Meski demikian, Ardhi berpendapat temuan itu harus ditindaklanjuti dengan segera. Sebab, jika kopi-kopi yang mengandung paracetamol dan sildenafil masih beredar di pasaran, akan sangat berbahaya bagi masyarakat.
"Kalau menurut saya sih perlu ada tindak lanjut, minimal kopi-kopi yang mengandung paracetamol dan viagra itu tidak lagi beredar di pasaran," sambungnya.
Terpisah, seorang penikmat kopi bernama Bachtiar (25) berpendapat, kabar adanya temuan kandungan kimia pada sejumlah kopi sachet tersebut dinilai meresahkan.
Terlebih, bagi orang-orang yang pernah mengkonsumsi kopi yang masuk dalam daftar BPOM tersebut.
"Kalau benar kandungannya ada kayak begitu, jelas meresahkan masyarakat. Apalagi orang-orang yang pernah nyobain merek kopi itu," kata Bachtiar saat dihubungi Suara.com.
Orang yang pernah terjun dalam bisnis coffee shop di kawasan Jakarta Timur tersebut berharap agar pemerintah atau BPOM harus juga memberikan edukasi ke masyarakat.
Terlebih, harus ada regulasi guna membuat masyarakat atau para penjual kopi keliling tidak khawatir lagi akan hal tersebut.
"Karena kalau tidak dikasih edukasi, pasti berdampak ke baik pabrikan kopi atau penjual kopi. Takutnya, masyarakat jadi lebih khawatir buat minum kopi yang nyatanya tidak semua kopi pakai kimia kan."
Adapun merek barang bukti pangan olahan dan obat tradisional yang ditemukan antara lain Kopi Jantan, Kopi Cleng, Kopi Bapak, Spider, Urat Madu, dan Jakarta Bandung.
“Bahan Kimia Obat merupakan bahan yang dilarang digunakan dalam obat tradisional dan pangan olahan. Bahan kimia obat seperti Parasetamol dan Sildenafil merupakan bahan yang digunakan untuk produksi obat. Jika tidak digunakan sesuai aturan pakai (dosis), bahan kimia obat ini dapat menimbulkan risiko tinggi dan efek samping yang dapat membahayakan kesehatan”, ujar Kepala Badan POM, Penny K. Lukito, dalam keterangannya, baru-baru ini.
Berita Terkait
-
Geger Kopi Mengandung Sildenafil dan Paracetamol Bisa Timbulkan Kematian, Dinkes Kota Bandung Minta warga Lakukan Ini
-
BPOM Umumkan Merk Kopi Sachet yang Mengandung Paracetamol dan Sildenafil, Berikut Nama Produknya
-
Waspada! Ini 6 Merek Kopi Mengandung Paracetamol hingga Obat Kuat
-
Viral Kopi Saset Mengandung Viagra, Waspada 6 Risiko Mengonsumsi Obat Kuat
-
Temuan BPOM Soal Kandungan Paracetamol dan Sildenafil Pada Kopi Sachet, Penikmat Kopi: Meresahkan Masyarakat!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka
-
195 Warga Binaan di Jakarta Langsung Bebas Berkat Remisi HUT ke-81 RI
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Cicatih Sukabumi, Diduga Hilang dari Desa Cisarua
-
174.791 Warga Binaan Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 3.563 Langsung Bebas
-
Makna Kemerdekaan di Pondok Labu, Warga Ciptakan Sirine Pendeteksi Banjir
-
Dedi Mulyadi Minta Maaf di HUT ke-81 RI, Soroti Bahaya Feodalisme di Birokrasi
-
iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple