"Deplu dan pihak berwenang Thailand bekerja sama mengatur pemulangan jenazahnya serta keperluan teknis lainnya di lapangan," kata Menlu Australia Marise Payne dalam sebuah pernyataan.
Kepolisian Kerajaan Thailand menjelaskan kepada ABC bahwa meski tidak memperlakukan kematian Warne sebagai kejadian yang mencurigakan, pihaknyatetap akan menjalankan penyelidikan.
"
Polisi menyatakanakan meminta keterangan dari teman-teman Warne dan menurunkan petugas forensik untuk memeriksa vila tempat kejadian.
"
Kematian Warne terjadi kurang dari 24 jam setelah legenda kriket lainnya, Rod Marsh, meninggal akibat serangan jantung.
Tim kriket putra Australia mengheningkan cipta selama satu menit sebelum pertandingan dimulai pada hari kedua turnamen melawan Pakistan diRawalpindi.
Sementara tim putri memberikan penghormatan sebelum pertandingan pembukaan Piala Dunia melawan Inggris di Selandia Baru.
Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan upacara pemakaman kenegaraan untuk "salah satu pemain kriket terbesar kita sepanjang masa" telah ditawarkan dan akan diselenggarakan bersama oleh Pemerintah Federal dan Pemerintah Victoria, Badan Cricket Australiakeluarga Warne.
Baca Juga: Virus Corona Bisa Picu Serangan Jantung Penyintas Covid-19, Cari Tahu Cara Mencegahnya
Dalam sebuah pernyataan, PM Morrison mengatakan Warne menghadirkan "keajaiban" dalam olahraga musim panas Australia.
Menteri Utama Victoria Daniel Andrews mengatakan Great Southern Stand di stadion MCG akan diganti namanya untuk menghormati Shane Warne.
Penuturan rekan Warne
Seorang rekan Shane Warne, Tom Hall, tinggal bersama beberapa orang lainnya di Samujan Villas saat pria berusia 52 tahun itu meninggal, hari Jumat (4/03).
Tom Hall merupakan direktur website berita olahraga The Sporting News (TSN) dan akrab dengan Warne sejak 15 tahun lalu.
Dalam artikelnya di TSN,Hall menjelaskan malam itu berjalan seperti biasa saat mereka ngobrol soal olahraga dan cara menonton siaran pertandingan kriket Australia melawan Pakistan.
"Baru saja pertandingan dimulai, Warney (nama panggilan dari Shane Warne) berdiri dan mengatakan 'Sobat, saya punya kejutan nih', seraya masuk ke kamarnya," tulis Tom Hall.
Berita Terkait
-
Event Lari Nasional Hadir di Malang, Gabungkan Gaya Hidup Sehat dan Liburan dalam Satu Momen
-
Dari Cemas Jadi Percaya Diri, Perjalanan Ibu di Era Gen Z Berubah
-
Emas Antam Stagnan, Harganya Masih Rp 2.805.000/Gram
-
Haier Buka Toko Pertama di Indonesia, Hadirkan Kulkas, Mesin Cuci, hingga AC Canggih
-
Tak Ada Prioritas, Danantara Pastikan Semua Merger BUMN Rampung Tahun Ini
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Satu Komando Lawan Agresi: Balasan Menohok Iran atas Retorika Pecah Belah Donald Trump
-
Harga BBM di Vietnam Turun, Pemerintah Perpanjang Insentif Pajak Impor Hingga Juni 2026
-
KPAI Desak Pemerintah Terapkan Cukai Minuman Manis, Soroti Dampak Industri ke Anak
-
PBB Soroti Eksekusi Mati Kasus Narkoba di Singapura, Dinilai Tak Sejalan dengan HAM
-
Vietnam dan Korea Selatan Sepakati Belasan Kerja Sama, Fokus Teknologi hingga Energi Nuklir
-
Aktivis Palestina Alami Luka Serius Akibat Taser Polisi dan Palu Saat Gerebek Pabrik Senjata
-
China Desak Kamboja Berantas Tuntas Scam Center, Wang Yi: Harus Dihapus Sepenuhnya
-
Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland
-
Cerita di Balik Penggusuran 36 Bangunan Rumah di Cibubur
-
Guru dari Aceh hingga Papua Pasang Badan untuk Nadiem, Bongkar Fakta Chromebook