Suara.com - Pihak Istana menyebut tenda Presiden Jokowi saat kemah di IKN telah ditaburi garam untuk menghindari hewan melata seperti ular. Lantas benarkah garam bisa mengusir ular?
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo berkemah di kawasan Titik Nol Kilometer Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur hari ini Senin, 14 Maret 2022. Tampaknya, Paspampres wajib tahu fakta sebenarnya benarkah garam bisa mengusir ular untuk mengamankan tenda Presiden Jokowi saat kemah di IKN.
Dari foto yang beredar, Presiden Jokowi bersama Ibu Negara akan tidur di tenda yang bernuansa putih dan abu-abu. Tenda itu dipasang di atas sebuah papan kayu yang tebal. Pada bagian luar tenda, Presiden tampak duduk di kursi lipat yang telah disediakan.
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyatakan bahwa tidak ada yang istimewa dari tenda yang digunakan oleh Presiden Jokowi. Heru juga menyatakan bahwa ada keamanan ketat yang akan menjaga berlangsungnya acara kemah dan telah dipersiapkan garam untuk mengantisipasi adanya binatang melata yang menggangggu seperti ular.
"Kemudian keamanan lainnya, di sekitar tenda terutama di sekitar VVIP sudah kita sebarkan garam dan sebagainya untuk mengantisipasi adanya binatang melata," ungkap Heru yang dikutip dari Suara.com.
Lantas benarkah garam bisa mengusir ular? Dan bagaimana cara efektif untuk mengusir ular? Simak ulasannya berikut ini.
Banyak orang beranggapan bahwa dengan ditaburnya garam di sekitar tenda dapat dengan mudah mengusir ular. Sebenarnya fakta bahwa garam bisa digunakan untuk mengusir ular tidaklah benar.
Dikutip dari laman Kominfo, Koordinator Sioux Snake Rescue Erwandi Supriadi mengatakan bahwa garam tidak terlalu efektif digunakan untuk mengusir ular.
"Jangan dikasih garam. Ular tidak takut garam. Justru kadang dia mendekati garam. Yang takut garam itu hewan berlendir, sedangkan ular itu bersisik bukannya berlendir," ujar Erwandi yang dikutip dari laman Kominfo.
Baca Juga: Camping Jokowi Dipastikan Aman dan Terang, PLN: Kami Siapkan Listrik yang Andal
Sebaliknya cara mengusir ular yang tepat adalah dengan bau-bauan yang menyengat seperti parfum, pengharum ruangan, bensin maupun minyak tanah. Ular diketahui sangat sensitif terhadap bau-bauan yang menyenangat.
Bagi seseorang yang menemukan ular di sekitarnya dapat mengambil barang yang memiliki bau menyengat untuk mengusirnya. Selain itu ular dapat diusir dengan menggunakan barang-barang lain seperti sapu maupun tongkat asalkan tidak dengan tangan kosong.
Selain itu, jika seseorang menemukan ular sebaiknya untuk memanggil pihak profesional seperti Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk meminimalisir risiko. Hal ini karena kita tidak dapat mengetahui apakah ulat tersebut berbahaya hingga digigit dan memiliki bisa yang mematikan.
Demikian informasi mengenai benarkah garam bisa mengusir ular. Ternyata mengusir ular menggunakan garam adalah mitos yang masih dipercaya masyarakat dengan dalih garam dapat mengusir binatang lain seperti serangga. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak