Suara.com - Sejumlah pebalap MotoGP akan melakukan audiensi dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka, Rabu (16/3/2022) pagi. Bukan hanya membawa badan saja, mereka juga akan memboyong motornya ke Istana.
Jokowi akan melakukan audiensi dengan pembalap motor kelas dunia pada pukul 09.30 WIB. Deputi bidang Protokol, Pers dan Media Bey Machmudin menerangkan bahwa nantinya motor-motor para pembalap akan diparkirkan di Jalan Medan Merdeka Utara. Selepas melakukan audiensi, Jokowi bakal melepas para pembalap itu yang bakal melakukan konvoi hingga Bundaran HI.
"Seperti waktu rantis TNI di Hari TNI yang ditinjau Presiden (Jalan Medan Merdeka Utara)," kata Bey saat dikonfirmasi, Rabu.
Jokowi Sambut Pembalap MotoGP Di Istana
Presiden Joko Widodo atau Jokowi bakal menerima audiensi jajaran pembalap MotoGP di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/3/2022) esok. Pertemuan akan dilakukan pada pagi hari atau bertepatan dengan waktu sarapan.
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono membenarkan kalau Jokowi akan bertemu dengan para pembalap MotoGP sembari menyantap makan pagi atau sarapan. Adapun pembalap yang dijadwalkan akan bertemu dengan Jokowi ialah Marc Marquez, Joan Mir, Alex Rins, Francesco Bagnaia, Jack Miller, Maverick Vinales, Alex Marquez, dan Takaaki Nakagami.
"Iya (sambil sarapan)," kata Heru saat dikonfirmasi, Selasa (15/3/2022).
Karena bertepatan dengan waktu sarapan, maka Jokowi akan menyuguhkan makanan dan minuman khas Indonesia. Menurut Heru, tidak ada makanan berat yang bakal disajikan pada saat menjamu para pembalap Moto GP.
Justru nantinya Marc Marquez dan kawan-kawan akan disuguhkan dengan cemilan-cemilan. Selain itu, Jokowi juga mau menyajikan minuman khas Tanah Air yakni wedang jahe.
Baca Juga: Dear Warga Jakarta, Diimbau Hindari Rute Istana Merdeka-Thamrin saat Parade MotoGP
"Minuman jahe, teh, kue, rebus-rebusan," ujar Heru.
Berita Terkait
-
Dear Warga Jakarta, Diimbau Hindari Rute Istana Merdeka-Thamrin saat Parade MotoGP
-
Jokowi Akan Menjamu Para Pembalap MotoGP dengan Wedang Jahe di Istana Jakarta Besok Pagi
-
Bakal Jamu Pembalap MotoGP di Istana Merdeka, Presiden Jokowi Sediakan Wedang Jahe dan Rebus-rebusan
-
Enggak Ikut Konvoi, Jokowi Lepas Marc Marquez Cs Konvoi dari Istana ke Bundaran HI
-
Daftar Jalan Ditutup Rabu Besok karena Ada Parade Pembalap MotoGP Mandalika di Jakarta
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?