Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan informasi yang menyatakan bahwa Marc Marquez ditolak rumah sakit usai alami kecelakaan.
Informasi yang menyatakan penolakan Marquez di rumah sakit tersebut beredar luas di media sosial dan memicu kebigungan.
Sebelumnya pembalap yang akrab dengan sebutan baby alien itu mengalami kecelakaan di sesi pemanasan jelang race MotoGP Mandalika 2020 pada Minggu (20/3/2022).
Marquez terpental cukup tinggi sehingga ia tak melanjutkan ke pertandingan.
Marquez kemudian dilarikan ke rumah sakit hingga kemudian muncul kabar bahwa ia ditolak di rumah sakit karena tidak memiliki BPJS.
Kabar tersebut tentu langsung membuat heboh jagat media bahkan membuat bingung Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo), Johnny G Plate.
Menkominfo Lakukan Konfirmasi
Menkominfo, Johnny G Plate yang mendengar kabar bahwa Marc Marquez tak diterima di rumah sakit karena BPJS langsung melakukan konfirmasi.
Ia langsung mendatangi Media Center Indonesi (MCI) Sirkuit Mandalika.
Baca Juga: Marc Marquez Ungkap Kondisi Terkini Pasca Kecelakaan Horor: Saya Baik-baik Saja
Tenyata kabar Marc Marquez ditolak rumah sakit karena tak punya BPJS hanyalah meme dan candaan warganet. Meski tak sedikit pula yang percaya dengan guyonan tersebut.
"Oh begitu, kirain beneran," kata Johnny seperti yang dikuti dari Tribun Palu.
Kesimpulan
Melalui penjelasan di atas, maka kabar yang menyatakan bahwa Marc Marquez ditolak rumah sakit karena tak memiliki BPJS adalah salah.
Kabar tersebut hanyalah candaan sarkastik dan meme dari warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah