Suara.com - Seorang perempuan malah banjir cibiran warganet gara-gara curhatannya tetang persuhaaan lama suami. Perempuan tersebut mengirim curhatannya di akun Instagram @karirfess.
Pada curhatannya, perempuan tersebut menyatakan bahwa ia kesal karena suami diminta untuk mengembalikan seragam lamanya. Ia bahkan mencak-mencak dan menyebut kantor mantan suamianya adalah perushaan kecil.
"Jadi suami kerja di megaproject, di PT yang lumayan besar juga terus resign karena kondisi tertentu," ungkap perempuan tersebut.
"Terus dia dapat tawaran kerja di pabrik (katakanlah milik BUMN) tapi PT nya bukan milik BUMN, PT nya lebih kecil dari yang sebelumnya. Kan masuk otomatis dapat seraham ya, terus enggak kuat pressurenya, resign lagi dua bulan kerja," tambahnya.
Usai resign, perempuan tersebut menyatakan bahwa sang suami mendapaykan pekerjaan baru di suatu megaproject lagi, namun dengan PT yang bebeda.
Namun suatu waktu sang suami bekerja di perusahaan barunya dengan mengenakan seragam dari perusahaan lama yang menurutnya kecil.
Suaminya sempat membuat WhatsApp story dengan menggunakan seragam tersebut di perushaan barunya. Kemudian orang dari perusahaan lama meminta agar suami tak memakai baju dari PT mereka karena takut jika ada yang salah maka PT mereka akan disangkut pautkaan.
Sayangnya perempuan tersebut malah tidak terima.
"Aku diceritain suami geli sendiri dong," ungkap perempuan tersebut.
"Bukannya bangga bisa dipromosiin ke megaproject (karena secara tidak langsung pasti ada yang yanya eh pernaj ya kerja di pabrik ituu? karena yang terkenal BUMN nya) malah disuruh kembaliin bajunya, WTF!" tambahnya.
Namun suami dari perempuan tersebut malah tak mau mengembalikan seragam perusahaan lama.
"Kalau emang enggak boleh dipakai ya gua bakar. Enggak sudi juga dibikin lap dapur, eman dapu gua jadi kotor ntar," ungkap perempuan tersebut.
Ia juga menyatakan bahwa suaminya memiliki perfotma kerja yang paling disegani di perushaan baru.
Curhatan tersebut malah mengundang berbagai cibiran dari warganet.
"Sudah-sudah, ini adalah definisi panci pasti klop sama tutupnya. Istrinya begini, lakinya begitu, cocok klop," komentar warganet.
Berita Terkait
-
Perjuangan Seorang Ibu Demi Anaknya Sekolah di Pesantren Bikin Publik Banjir Air Mata
-
Air Mata Anak Pawang Hujan Mandalika Tumpah saat Salat, Tak Tahan Ibunya Dihujat Disebut Memalukan sampai Disuruh Tobat
-
Geger Ujaran Megawati soal Minyak Goreng, Pria Ini Coba Bikin Peyek Tapi Direbus: Ambyar Jadi Kolak
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi