Suara.com - Kisah haru perjuangan seorang ibu yang menyekolahkan anaknya di pondok pesantren. Demi anak semua akan orangtua lakukan tanpa mengenal lelah.
Apalagi perjuangan orangtua untuk memberikan pendidikan terbaik kepada anak-anaknya. Inilah sosok ibu yang berjuang demi anaknya yang dia sayangi.
Akun media sosial TikTok @danykatzuke mengunggah video yang memperlihatkan perjuangan seorang ibu untuk anaknya.
"Rela susah payah demi memondokkan anak di pesantren," caption unggahan video seperti dikutip oleh Yoursay.id, Senin (21/03/2022).
Beliau merupakan salah satu gambaran ibu yang kuat dan hebat. Ibu ini dengan mengendarai sepeda anginnya yang tua pergi menemui sang anak.
Bukan hanya itu, pakaian yang dikenakan ibu tersebut juga terlihat sederhana. Pakaian yang biasa orang gunakan saat bekerja di sawah atau ladang.
Sekuat tenaga ibu itu mengayuh sepeda angin tuanya menuju ke pondok pesantren tempat sang anak menimba ilmu. Tiba di pondok pesantren, anak laki-lakinya yang beranjak remaja datang menemui dia.
Sang anak mencium tangan ibunya tercinta ini. Mereka kemudian duduk di teras bangunan pondok pesantren untuk mengobrol bersama.
Momen Ibu Mengunjungi Anaknya di Pesantren
Disela-sela waktu mengobrol ibu memberikan beberapa lembar uang puluhan ribu untuk sang anak. Uang tersebut dia simpan dalam kantong plastik putih yang dibawanya.
Baca Juga: Bikin Ketar-Ketir Aksi Balita Jalan di Tumpukan Telur Mentah: Aku Deg-degan
Ibu ini sepertinya memberikan nasihat kepada anaknya saat memberikan uang. Sang anak menangis menerima uang yang diberikan oleh ibunya.
Momen tersebut sangat mengharukan memperlihatkan betapa besarnya perjuangan seorang ibu agar anaknya bisa bersekolah. Sejak diunggah satu hari kemarin, video ini sudah ditonton sebanyak 1, 6 juta kali.
Video itu pun langsung dibanjiri berbagai macam komentar dari warganet. Mereka ikut meneteskan air mata usai melihat video perjuangan seorang ibu tersebut.
Warganet juga turut mendoakan ibu dan sang anak agar diberikan kesehatan dan kesuksesan kelak.
"Tak terasa air mataku menetes melihat pengorbanan ibu ini. Semoga sehat selalu ya bu amin," kata seorang warganet.
"Kenapa aku ikut nangis, terharu banget. Anaknya seumuran anakku," ungkap yang lain.
Berita Terkait
-
Bikin Ketar-Ketir Aksi Balita Jalan di Tumpukan Telur Mentah: Aku Deg-degan
-
Cowok Beli Lemari 3 Pintu Pakai Paylater, Pas Datang Bikin Ngakak: Turut Berduka Bestie
-
Viral Suami Berharap Istri yang Tutup Usia Dulu, Alasannya Bikin Nangis Kejer
-
Disuruh Beli 2 Liter, Suami Pulang Bawa Minyak Goreng Segede Gaban, 'Bisa Sampai Lebaran'
-
Viral Cowok Berendam Sambil Masak Mie di Bathtub, 'Pecinta Mie Auto Puasa'
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Teh dan Jasad Melepuh
-
Anggaran Besar, Celah Lebar: Mengapa Pendidikan Selalu Jadi Lahan Basah Korupsi?
-
Terbongkar! SP3 Kasus Nikel Konawe Utara 'Disimpan' 21 Hari oleh Pimpinan KPK Lama
-
Kereta Panoramic Jadi Tren Wisata Baru, Jumlah Penumpang Tumbuh 38,6 Persen Sepanjang 2025
-
Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan
-
Proyek Pengendali Banjir Fatmawati Dimulai, Jalan H. Nawi Bakal Menyempit Selama Setahun
-
Begini Situasi Manggarai Sore Tadi, Tawuran Warga yang Bikin Rute Transjakarta Dialihkan
-
LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM
-
Tawuran di Manggarai Berhasil Dibubarkan, Lalu Lintas dan Layanan Transjakarta Kembali Normal