Suara.com - Seorang perempuan berusia 19 tahun diserang di media sosial. Hal ini terkait dengan videonya yang menyatakan bahwa ia dimintai menikah sejak usia 14 tahun.
Melansir dari mStar, remaja tersebut menginformasikan bahwa seorang guru di sekolahnya meminta untuk menikah dengannya sejak usia 14 tahun. Mereka sudah saling kenal sejak 2015 di mana usianya masih berusia 12 tahun.
Seorang guru tersebut memiliki gelar ustaz. Dan akhirnnya ia dinikahi oleh ustaz tersebut tanpa menunggu ia sampai cukup usia.
"Tahun 2017 saya kelas dua dan dia sendiri bertemu dengan ibu saya," ungkap perempuan tersebut.
Menurut perempuan tersebut, ia dulu adalah remaja yang nakal bahkan orangtuanya sampai menyerah.
"Dulu saya anak yang sangat nakal sampai ibu saya bahkan tidak tahu harus berkata apa. Alhamdulillah salah satu tujuan suami saya adalah mengubah diri saya," ungkap perempuan tersebut.
"Dia mengajari banyak hal, memang saya tidak memakai hihab sebagai istri ustaz tapi saya masih dalam proses memperbaiki diri," imbuuhnya.
Perempuan itu juga menyatakan bahwa ia telah memiliki anak dari hasil pernikahannya dengan ustaz tersebut.
Namun video yang diunggah di Tiktok itu malah mengundang berbagai kritik dari warganet.
Baca Juga: Viral Ibu-ibu Nekat Curi Minyak Goreng di Minimarket, Aksinya Terekam CCTV
Banyak warganet yang menyebut pria itu sebagai pedofilia karena mereka bertemu dua tahun sebelum menikah (usia 12 tahun).
"Kalau aku jadi ibunya dia, ada pria daang melamar anak saya akan minta dia nunggu lima tahun lagi," komentar warganet.
"Ibu dan ayah dia ini enggak tahu kalai dia kena child grooming di usia sejak 12 tahun," imbuh warganet lain.
"Ini ustaz scam dunia akhirat," balas warganet lan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Riset WRI Ungkap Paradoks Banjir: Investasi Besar Tak Selalu Kurangi Risiko, Kenapa?
-
DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS
-
Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!
-
Menaker Lapor Ada 1.590 Aduan THR 2026, DKI Jakarta dan Jabar Terbanyak
-
Eks Dirut Inhutani V Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Suap Hutan Lampung, Rubicon Dirampas Negara
-
Prabowo: Alhamdulillah Antrean Haji Paling Lama 26 Tahun, Tidak lagi 48 Tahun
-
Kutuk Serangan Israel, Macron Desak Lebanon Harus Diikutsertakan Dalam Gencatan Senjata AS dan Iran
-
Vonis 8 Tahun Cuma Jalan 4 Tahun, Doni Salmanan Eks Crazy Rich Resmi Bebas Bersyarat!
-
Prabowo Bakal Tutup 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, Negara Hemat 200 Ribu Barel Sehari
-
Prabowo Bocorkan Jadwal Produksi Massal Sedan Listrik RI