Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Kerja 2014-2019, Susi Pudjiastuti mempertanyakan kebijakan vaksin booster yang menjadi syarat mudik tahun ini. Ia penasaran dengan nasib warga yang terkena Covid-19.
Hal ini diungkapkan Susi di akun Twitter pribadinya @susipudjiastuti. Ia bertanya bagaimana nasib warga yang terkena omicron dalam waktu sebulan terakhir, apakah artinya tidak bisa mudik.
“Bagaimana yang belum booster tapi kena omicron dalam satu bulan ini?.” ujar Susi Pudjiastuti dalam cuitannya seperti dikutip Suara.com, Jumat (24/3/2022).
Susi turut andil dalam persoalan ini melalui cuitannya setelah ramai beredar di masyarakat mengenai kebijakan pemerintah baru-baru ini, yang mengizinkan masyarakat untuk mudik pada lebaran Idul Fitri 2022. Namun, izin tersebut diberlakukan dengan syarat para pemudik harus sudah melakukan vaksinasi booster atau vaksinasi dosis ketiga.
Kebijakan tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam konferensi pers yang dilakukan secara daring pada Rabu (23/3/2022).
Kebijakan berisikan bahwa masyarakat yang hendak melakukan mudik lebaran diperbolehkan, dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Lebih lanjut, informasi terkait dengan syarat mudik tersebut juga tidak sampai itu saja. Diketahui, masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi booster juga tidak dilarang untuk mudik dengan beberapa syarat, antara lain:
- Pemudik dengan vaksinasi dosis kedua (dosis lengkap), diwajibkan melampirkan hasil negatif dari tes antigen.
- Pemudik dengan vaksinasi dosis pertama, diwajibkan melampirkan hasil negatif dari tes PCR (polymerase chain reaction)
Dan syarat utama lain yaitu senantiasa mematuhi protokol kesehatan dengan ketat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan adanya aturan tersebut. Berdasarkan data kementerian Kesehatan, capaian vaksinasi booster Covid-19 per hari baru 8,77 persen dari target atau sekitar 18.273.009 orang.
Baca Juga: Mudik Wajib Vaksin Booster, Mahasiswa Protes ke Maruf Amin Soal Kehalalan Vaksin
Oleh karena itu, syarat vaksin booster untuk mudik yang diberlakukan oleh pemerintah menjadi sulit jika harus dikejar dalam waktu kurang lebih satu bulan kedepan hingga masa mudik lebaran.
Aturan yang juga dipertanyakan oleh Susi Pudjiastuti tersebut saat ini masih menuai pro dan kontra. Terlihat dari beberapa komentar warganet dalam postingan dari akun Twitter @susipudjiastuti tersebut.
“Nah ini yang saya pertanyakan bu. Katanya kalau yang positif dalam sebulan ini kan baru boleh booster 6 bulan kemudian. Ruwet.” ujar salah satu warganet.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Mudik Wajib Vaksin Booster, Mahasiswa Protes ke Maruf Amin Soal Kehalalan Vaksin
-
Vaksin Booster di Jakarta Dapat Minyak Goreng Gratis! Cek Tempat dan Waktunya Berikut Ini
-
Australia Akan Gulirkan Vaksinasi Covid-19 Dosis Keempat Mulai Bulan Depan
-
Aturan Wajib Booster Dianggap Mempersulit Mudik Lebaran 2022, Jubir Satgas Beri Penjelasan Begini
-
Siap-siap! Vaksin Booster Bakal Diburu Warga Gara-gara Ini
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Krisis Iklim Bikin Ruang Kelas Makin Panas: Ngaruh ke Konsentrasi Siswa?
-
Markas Love Scamming di Semarang Digerebek! 604 HP Disita, 4 WN China dan 2 WNI Ditangkap
-
Susul Jumhur Hidayat, Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Prabowo Besok Senin!
-
Perangi Narkoba, Bobby Nasution Kerahkan Satpol PP, Polisi hingga TNI Patroli Gabungan di Asahan
-
Tamat di Bunker Depok! Buronan Predator Seksual AS Dideportasi, Dijemput Langsung US Marshal
-
Profil Abdul Mateen, Anak Sultan Hassanal Bolkiah Kini Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam
-
Sadis! Penembakan Massal Dekat Festival Toledo Ohio Amerika Serikat, Pengunjung Kocar-kacir
-
Menjaga Sisa Rasa Betawi: Kisah Selendang Mayang Bu Widya di Tengah Kepungan Kopi Boba
-
Kado HUT Jakarta: Jembatan Cincin Mulai Dibangun, Tiang Monorel Mangkrak Resmi Hilang!
-
Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok