Suara.com - Pekerja asal Vietnam akan jadi yang pertama dipekerjakan di sektor pertanian Australia di bawah program visa khusus pertanian. Tapi belum jelas kapan dan berapa orang yang akan datang.
Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne, mengatakan nota kesepahaman (MOU) untuk program visa pertanian ini telah ditandatangani dengan Vietnam.
"Australia dan Vietnam berbagi agenda yang kuat dan optimistis dalam hubungan kami," kata Payne dalam sebuah pernyataan.
Namun, masih belum jelas kapan pekerja asal Vietnam akan tiba di Australia dan berapa orang yang akan dipekerjakan dengan visa tersebut.
Juga masih belum jelas apakah para pekerja asal Vietnam ini pekerja terampil atau tidak terampil.
Keberhasilan Partai Nasional
Visa pertanian sudah menjadi sumber pertikaian antara para anggota parlemen dari Partai Liberal dan Partai Nasional selama beberapa tahun terakhir walau mereka berkoalisi dalam pemerintahan.
Perdana Menteri Scott Morrrison yang berasal dari Partai Liberal memberikan dukungan pertama bagi adanya visa khusus pertanian di tahun 2018. Tetapi Partai Nasional baru mendapat dukungan yang kuat pada tahun 2021 ketika dicapai persetujuan perdagangan bebas dengan Inggris.
Partai Nasional yang memiliki banyak pendukung dan pemilih di berbagai kawasan pedesaan dan pertanian di Australia merupakan pendukung utama visa pertanian.
Menteri Pertanian David Littleproud yang berasal dari Partai Nasional menyambut baik MOU dengan Vietnam tersebut dan mengatakan kesepakatan ini merupakan "salah satu pencapaian terbesar Partai Nasional tahun ini."
Baca Juga: Pertanian di Kabupaten Sekadau Berkembang Pesat Berkat Program RJIT
"Partai Nasional tidak pernah menyerah dan mendorong mitra koalisi untuk menyelesaikan visa tersebut," katanya dalam sebuah pernyataan.
"Meskipun saya mengakui beberapa mitra dalam koalisi tidak sepenuhnya mengerti pentingnya visa tersebut, usaha Partai Nasional untuk mewujudkan visa ini akan menciptakan perubahan struktural terbesar di sektor tenaga kerja pertanian dalam sejarah negeri ini."
Seruan agar oposisi mendukung
Menteri Pertanian Littleproud yang sebelumnya mengkritik Menlu Marise Payne dengan tuduhan menjadi penyebab tersendatnya finalisasi visa pertanian, sekarang menyerukan agar partai oposisi saat ini, Partai Buruh, untuk mendukung visa ini, termasuk jika menang pemilu tahun ini.
Sejauh ini Partai Buruh belum ada pernyataan apa pun dari Partai Buruh terkait visa pertanian ini.
Menteri Pertanian Bayangan dari Partai Buruh, Julie Collins, menggambarkan pernyataan Menlu Payne mengenai persetujuan dengan Vietnam hanya sebagai usaha 'menutup rasa malu' dari pemerintah karena lambatnya penyelesaian visa pertanian tersebut.
"Pemerintah harus menjelaskan lebih jauh mengenai isi MOU dan kapan para pekerja itu akan tiba dan bekerja di ladang pertanian," kata Collins.
Berita Terkait
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya