Suara.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar program Khataman Al Quran Nasional secara daring bersama beberapa institusi pendidikan seperti Pondok Pesantren Darul Al Quran (DAQU), Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran (PTIQ), Institut Ilmu Al Quran (IIQ), dan Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), serte berbagai perguruan tinggi lain.
Khataman Al Quran Nasional ini sebagai bentuk mensyiarkan dakwah Al Quran untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadhan 1443 H, selain itu tentunya sebagai meneladani sunnah Rasulullah SAW dan para ulama salafus sholih.
Nantinya program ini akan diadakan sebanyak empat kali selama Ramadhan, yakni di tanggal 3, 10, 17, dan 24 April 2022, dan disiarkan di kanal YouTube Baznas TV.
"Al Quran menjadi bagian terpenting dalam kehidupan kita. Kalau kita membaca Al Quran sejatinya kita sedang berdampingan dengan Allah SWT. Bahwa kehidupan kita mutlak harus berdampingan dengan Al Quran. Dan kita juga selalu memohon kepada Allah SWT agar kita bisa belajar dan membaca Al Quran siang dan malam, dan kita selalu memohon agar kita diingatkan dan dicerdaskan dengan Al Quran," kata Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., dalam sambutannya pada Kamis (31/3).
"Al Quran merupakan bagian dari hidup kita dan Al Quran kalamullah sehingga kita merasakan betul dalam kehidupan," sambungnya.
Menurut Noor, bisa membaca Al Quran adalah anugerah terbesar bagi kehidupan kita, maka anugerah ini harus disebarluaskan kepada masyarakat luas. Termasuk saat bulan Ramadhan mendatang, dengan membudayakan membaca Al Quran akan memberi banyak manfaat dan kebaikan, serta dia berharap akan turut mendorong generasi yang akan datang generasi yang qurani.
Program ini turut mendapat sambutan positif dari institusi pendidikan yang terlibat. Rektor IDAQU, Dr H M Anwar Sani, S.Sos.I, ME, menyebut pihaknya mengapresiasi dan berbahagia bisa dilibatkan bersama-sama dalam program ini.
"Apalagi ini menjadi khataman bersama, berdoa bersama di antara para pencinta Quran di bulan Ramadhan ini. InsyaAllah akan jadi keberkahan untuk Indonesia dan dunia," katanya.
Respons serupa juga diberikan para perguruan tinggi yang hadir, di antaranya Rektor IIQ, Dr Hj Nadhematul Faizah, SH, MHum; Ketua LTTQ PTIQ, Dr. H. Abdur Rohim Hasam, M.A, serta Rektor UNSIQ, Dr. H. Z. Sukawi, MA. Harapan tinggi diberikan agar program Khataman Nasional ini dapat memberikan manfaat dan kebaikan bagi umat banyak.
Baca Juga: Makanan Khas saat Ramadan, Berikut 5 Manfaat Kurma yang Sayang Dilewatkan
Berita Terkait
-
Jam Kerja Dikorting, ASN dan TKD di Bontang Pulang Cepat Selama Ramadan, Kinerjanya?
-
Catat Yah, Warung Makan Diminta Tutup Tirai Selama Bulan Puasa di Bontang
-
4 Makanan dan Minuman yang Sering Ditemui saat Bulan Ramadan
-
Saat Ramadan, Satpol PP Balikpapan Bakal Fokus Tertibkan Anjal dan Manusia Gerobak
-
Anjurkan Buka Puasa di Rumah, Anies Ingatkan Warga Risiko Terpapar Covid-19: Penularan Terjadi karena Kita Lengah
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah