Suara.com - Ramadhan kali ini mungkin saat paling bermakna untuk Bungaram Sibarani. Bungaram Sibarani mantap jadi mualaf jelang Ramadhan.
Bungaram Sibarani adalah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Bukittinggi di Biaro, Sumatera Barat.
Bungaram Sibarani mengucapkan syahadat yang dipimpin oleh Kepala KUA setempat, Khairul untuk menyatakan kepindahan keyakinannya di Mushala Lapas Kelas IIA Biaro, Jumat.
"Saya tidak merasa dipaksa atau terpaksa, ini keinginan kemauan saya sendiri sejak lama, saya merasa sejuk dan nyaman dalam Islam, saya sudah sedikit belajar agama ini dan cara ibadahnya," kata Bungaram.
Bungaram yang berasal dari Sumatera Utara dan telah lama berdomisili di Kota Bukittinggi mengatakan dirinya pindah keyakinan juga telah seizin dari keluarganya.
Pria 52 tahun dan sudah memiliki lima orang anak itu dibantu berwudhu dan selanjutnya mengucapkan syahadat meski dengan sedikit terbata-bata disaksikan puluhan Warga Binaan lainnya.
Bungaram juga mengubah namanya menjadi Muhammad Ramadhan sesuai keputusan dan saran dari warga binaan dan saksi yang hadir.
Bertindak sebagai fasilitator dengan kepindahan agama WBP ini adalah seorang pengacara terkenal di Kota Bukittinggi, Armen Bakar
"Kami hanya memfasilitasi berdasarkan informasi yang kami terima tentang kemauan seorang WBP yang ingin menjadi Mualaf, kami bantu segala kepengurusan surat izin keluarga dan administrasi lain hingga khitan gratis," kata Armen.
Baca Juga: Cabai Merah dan Daging Ayam Ras Sumbang Inflasi di Sumbar
Dia juga menggandeng komunitas Sedekah Seribu Sehari (S3) yang dikenal aktif melakukan aksi sosial di Bukittinggi Agam.
"Alhamdulillah S3 membantu menyediakan pakaian Muslim untuk Bungaram dan beberapa sarana ibadah, juga ratusan nasi bungkus bagi WBP lain," kata dia.
Ia mengatakan proses membantu pengurusan mualaf warga binaan telah dilakukan sejak tiga tahun terakhir yang dilatarbelakangi ibadah.
"Hanya ingin menjadi ibadah, kami mungkin orang baik tapi ingin berbuat dan menjadi orang baik," katanya.
Sementara Kalapas Kelas IIA Bukittinggi, Marten mengatakan terimakasih atas bantuan semua pihak yang melakukan proses pemindahan agama dan mengimbau warga binaan lain membantu pembelajaran awal Bungaram.
"Kami dari Lapas tentunya berupaya memfasilitasi, terimakasih atas bantuan semua pihak dalam kepengurusan, kepada warga binaan lain, kita minta untuk membantu dalam tata cara beribadahnya," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Anak 12 Tahun Direkrut Jadi Tentara Iran Hadapi Perang Timur Tengah
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing
-
Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
-
Hukum Menabung Emas Digital Menurut Islam Halal atau Haram? Ini Penjelasannya
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar