Suara.com - Anggota Komisi II DPR Fraksi PKS, Mardani Ali Sera menyoroti juga adanya isu perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. Mardani mempertanyakan kepada pemerintah soal ada tidaknya anggaran yang dipakai untuk memodali isu-isu perpanjangan masa jabatan presiden.
Hal itu disampaikan Mardani dalam rapat kerja Komisi II dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Sekretaris Kabinet (Seskab) hingga Kantor Staf Presiden (KSP), di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (4/4/2022).
"Pertanyaan saya kepada tiga pembantu utama Presiden, mudah-mudahan tidak ada anggaran digunakan untuk kegiatan-kegiatan isu 3 periode atau penundaan karena itu sangat bertentangan dengan konstitusi," kata Mardani dalam rapat.
Mardani mengatakan, terkait dengan isunya biarkan menjadi ranah para elit partai politik untuk bersikap. Namun menurutnya, soal ada atau tidaknya anggaran negara dipakai untuk memuluskan isu perpanjangan presiden 3 periode, pemerintah perlu memberikan jawaban.
"Mohon jawaban dari ketiga pembantu utama presiden sehingga saya bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa tidak ada gerakan untuk 3 perriode pak Jokowi," tuturnya.
"Ini penting karena WhatApps-nya masuk terus nih mas Pram di sini, deklarasi di sini ada deklarasi. Saya yakin tidak ada kaitan dengan mitra utama kita di Komisi II," sambungnya.
Menjawab hal itu, Seskab Pramono Anung, mengatakan, tidak ada sama sekali anggaran untuk isu perpanjangan masa jabatan presiden. Presiden juga menurutnya sudah memberikan jawaban atas isu perpanjangan masa jabatan 3 periode.
"Tidak ada anggaran baik di Setneg, Setkab maupun KSP mengenai hal ini sehingga demikian clear terhadap hal itu, Presiden telah 4 kali menyampaikan kepada publik yang terakhir tanggal 30 Maret di Borobudur, saya yakin apa yang disampaikan presiden sudah cukup jelas ditangkap oleh publik," kata Pramono.
Berita Terkait
-
Amien Rais Soal Jokowi 3 Periode, Bandingkan Pakde dengan Bung Karno: Semi Komunisme, Kekuatan Islam akan Dipreteli
-
Menyoal Deklarasi Apdesi hingga Isu Jokowi 3 Periode, Mensesneg Pratikno-Moeldoko Habis-habisan Dicecar Komisi II DPR
-
Jika Jokowi 3 Periode, Amien Rais: Kebangkitan Komunis Jadi Hal Yang Pasti, Aba-aba Dari Beijing
-
Jokowi Sering Bilang Taat Konstitusi, Amien Rais: Jangan Percaya! Dulu Gubernur Katanya Fokus Di DKI, Tapi Nyapres Juga
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar
-
Melihat Dunia Lagi Setelah Kornea Rusak, Ini Revolusi Teknologi Transplantasi Mata Modern
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang
-
Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam