Suara.com - Sosok komedian muda bernama Bintang Emon tak henti-hentinya melayangkan berbagai sindiran menohok bernada humor terhadap berbagai pemangku kepentingan di dalam negeri.
Jebolan komunitas Stand Up Indo Bandung bernama lengkap Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra tersebut memang identik dengan hobi membuat konten komedi berisi kritikan terhadap kontroversi yang dipicu oleh para pejabat. Anggota DPR hingga menteri turut menjadi bahan sindiran dari sosok pelawak tersebut.
Bahkan, baru-baru ini konten lawak Bintang Emon berisi sindirannya terhadap anggaran gorden Rp 48 miliar yang diwacanakan oleh DPR menjadi tontonan hangat di media sosial.
Lantas, apa saja sindiran menohok yang pernah dilayangkan oleh komika asal Bandung tersebut? Simak daftar 5 sindiran menohok Bintang Emon ke pejabat dari menteri hingga DPR.
1. Sindir menteri yang nonton sinetron saat PPKM
Konten sindiran Bintang Emon menyoal aksi seorang menteri yang hobi menonton sinetron pernah viral dan menjadi perbincangan hangat publik.
Meskipun tidak menyebutkan secara blak-blakan nama seorang menteri, sindiran tersebut diduga dilayangkan kepada Mahfud MD lantaran ia mencuit cerita mengenai hobi barunya menonton sinetron Ikatan Cinta.
Sontak, Bintang Emon mengunggah sebuah video yang berisi sindirannya terhadap menteri yang hobi menonton sinetron di kala rakyat sedang krisis.
"Jadi wajar aja menurut gue kalau pak menteri nonton sinetron. Tapi poinnya menurut gue, nggak usah cerita-cerita, kan sekarang situasi lagi kritis," ucap Bintang Emon dalam segmen pembuka.
Baca Juga: Anggota DPR RI Minta IDI Dibubarkan, Adib Khumaidi: Kita Akan Selalu Ada Untuk Masyarakat
Tak-tanggung-tanggung, Bintang Emon juga menyindir soal kebijakan sweeping dagangan yang dinilai merugikan para pedagang kecil.
"Ada yang dagangannya dirazia nih, nggak boleh kerja, ada oknum galak. 'Saya habis nonton sinetron'. Bapak yang memangku kebijakan, bapak yang bertanggungjawab, terus ngaku lagi nonton sinetron kan lucu," lanjut Bintang Emon.
2. Sindir wacana pembangunan wisata komodo oleh pemerintah
Bintang Emon juga sempat menjadi sorotan publik ketika menyindir pembangunan pemerintah terhadap wisata Pulau Komodo yang akan dibangun destinasi bertajuk Jurrasic Park. Ia menilai pembangunan tersebut hanya untuk kepentingan ekonomi sebagian pihak saja.
"Ambil aja bos semuanya. Duitin semuanya. Kalimantan sawitin semuanya, bikin kaya yang punya duit. Pulau komodo bikin bangunan yang akan buat kaya investor yang gatau orang manatuh," ucap Bintang Emon dalam video sindirannya.
Ia juga menyoroti proses pembangunan yang ia nilai menggusur habitat alami binatang komodo. Terkait dengan hal tersebut, Bintang Emon menyoroti sebuah foto seekor komodo menghadang sebuah truk yang viral di media sosial.
Berita Terkait
-
Baleg DPR Tunda Pleno Hari Ini, Tapi Klaim Tetap Targetkan Pengesahan RUU TPKS Sebelum Reses
-
Menohok Banget! Bintang Emon Sentil soal Anggaran Beli Gorden DPR Capai Rp 48 M
-
Anggota DPR RI Minta IDI Dibubarkan, Adib Khumaidi: Kita Akan Selalu Ada Untuk Masyarakat
-
Komisi IX DPR Minta Masalah Terawan dan IDI Diselesaikan Secara Kekeluargaan
-
Tak Perlu Kasih BLT Minyak Goreng, PKS Sebut Rakyat Kesusahan karena Jokowi Tak Tegas Tindak Mafia dan Kartel Migor
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM