Suara.com - Tadarus Al Quran sangat penting dilakukan di malam-malam saat bulan Ramadhan. Tadarus Al Quran jadi salah satu amalan terbaik.
Dalam riwatat, Nabi Muhammad SAW tadarus Al Quran di setiap bulan Ramadhan. Hal itu sesuai dengan hadist yang diriwayatkan Ibnu 'Abbas.
"Dari Ibnu Abbas berkata, 'Rasulullah saw adalah manusia yang paling lembut terutama pada bulan Ramadhan ketika malaikat Jibril menemuinya dan mendatanginya setiap malam di bulan Ramadhan, dimana Jibril mengajarkannya Al-Quran. Sungguh Rasulullah saw orang yang paling lembut daripada angin yang berhembus.'" (HR. Bukhari).
Tadarus Al Quran yaitu membaca dan memahami kandungan Al Quran yang dilakukan secara bersama.
Dikutip dari AyoIndonesia, waktu yang tepat untuk tadarus Al Quran salah satunya adalah pada waktu Subuh.
Hal itu dijelaskan dalam kitab berjudul Durus al-Syaikh Aidh al-Qarni.
Rasulullah Muhammad SAW mengatakan bahwa sholat Subuh adalah salah satu sholat yang disaksikan para malaikat malam dan para malaikat siang. Nabi SAW bersabda:
"Dan para malaikat malam dan para Malaikat siang akan berkumpul dalam sholat subuh." (HR Bukhari dari jalur Abu Hurairah RA).
Karena itu pula, Nabi Muhammad SAW sangat berharap agar umatnya memperpanjang bacaan Alquran dalam sholat Subuhnya.
Baca Juga: 5 Tanda Amalan Diterima di Bulan Ramadhan
Dengan demikian, bacaan Alquran tersebut dapat disaksikan oleh para Malaikat. Hal ini seperti dalam firman Allah SWT:
"Laksanakanlah sholat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula sholat) Subuh. Sungguh, sholat Subuh itu disaksikan (oleh Malaikat)." (QS Al-Isra: 78).
Muhammad al-Muqoddam dalam kitabnya berjudul 'Limaadza Nusholli', memberikan catatan atas ayat tersebut, bahwa yang dimaksud 'Qur'an al-Fajri' dalam ayat di atas adalah ayat Alquran yang dibaca pada waktu sholat Subuh.
Nabi Muhammad SAW juga meminta kepada umatnya agar berzikir setelah menunaikan sholat Subuh. Rasulullah SAW bersabda:
"Siapa yang sholat Subuh berjamaah, kemudian duduk, berzikir sampai matahari terbit, lalu sholat dua rakaat, itu seperti pahala haji dan umroh." (HR At-Tirmidzi dari Anas bin Malik).
Berita Terkait
-
Striker Abroad Timnas Indonesia Dirumorkan Jadi Incaran Persebaya Surabaya
-
Cek Jadwal Libur Awal Ramadhan 2026 Anak Sekolah SD-SMA di Berbagai Provinsi!
-
Ini Panduan Lengkap Padusan: Kapan Waktunya, Bacaan Niat, dan Tata Cara Mengerjakan
-
Selamat Tinggal Penyerang Timnas Indonesia Rp 4,78 Miliar Terancam Digusur Striker Nigeria
-
Nasib Striker Timnas Indonesia di Negeri Orang: Striker Nigeria Bisa Gusur Ramadhan Sananta
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer