Suara.com - Mobil ambulans masuk jurang di Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebabkan mobil rusak dan sopirnya luka-luka sehingga harus dirawat medis.
"Itu kecelakaan tunggal, enggak ada korban jiwa, hanya luka-luka saja," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, AKP Undang Syarif Hidayat, di Garut, Kamis.
Ia menyampaikan tim Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Garut sudah diterjunkan untuk mengolah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi mobil ambulans itu. "Mobil sudah dievakuasi," katanya.
Anggota Satpol PP Kecamatan Mekarmukti, Musa, mengatakan mobil ambulans milik Desa Bungbulang itu terperosok ke jurang cukup dalam di Tanjakan Eras, Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, Rabu malam (6/4/).
Namun mobil yang terdapat seorang sopir itu, kata dia, baru diketahui masyarakat Kamis pagi kemudian menolong sopirnya untuk mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Mekarmukti.
"Sopir selamat, dia bertahan semalaman seorang diri di tepi jurang, baru ditemukan tadi pagi," katanya.
Peristiwa kecelakaan tunggal itu masih dalam penyelidikan kepolisian untuk mengetahui penyebabnya, namun dugaan sementara mobil tidak kuat melewati tanjakan lalu mundur dan masuk ke jurang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa