Suara.com - Ustadz Zulfikar menyampaikan empat golongan yang dirindukan surga. Hal itu diutarakannya di hadapan Gubernur Riau Syamsuar dan para jamaah Masjid Sabilillah saat memberikan ceramah.
Zulfikar mengatakan golongan pertama orang yang gemar membaca Al Quran (Taalil Qur'an). Golongan pertama adalah orang-orang yang lisannya senantiasa digunakan untuk membaca kalam Allah SWT disetiap waktu saat keadaan lapang maupun sempit.
Orang yang selalu menjaga lisannya dari berkata kotor, mencaci-maki, dan menghujat (Wa Haafidzii lisan).
Golongan kedua, orang yang memberi makan terhadap orang yang kelaparan (Wa Muth'mimul Jii'an).
Golongan ketiga adalah orang yang senantiasa membantu orang yang membutuhkan.
"Allah akan membalas kebaikan yang dilakukan oleh hambanya. Bahkan, kelak di hari kiamat Allah SWT akan memberikan makan dari buah-buahan surga," katanya seperti dikutip dari riauonline.co.id - jaringan Suara.com, Jum'at (8/4/2022) malam.
Untuk golongan keempat kata Zulfikar, adalah orang yang berpuasa di bulan Ramadhan (Wa Shooimiina Fi Syahri Ramadhan).
Puasa dibulan ramadan merupakan kewajiban yang harus dilakukan umat Islam. Kewajiban berpuasa terdapat dalam surah Al Baqarah ayat 183.
"Y ayyuhallana man kutiba 'alaikumu-iymu kam kutiba 'alallana ming qablikum la'allakum tattaqn. Yang artinya, wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa," ujarnya.
Baca Juga: Tegas! Gubernur Syamsuar Larang ASN Gelar Buka Bersama dan Open House
Zulfikar kemudian menjelaskan surah Al-Baqarah ayat 183 turun saat nabi Muhammad tiba di Madinah tahun kedua hijriyah. Puasa diharapkan agar menjadikan umat Islam menjadi sosok yang bertaqwa.
"Taqwa itu artinya ikuti yang Allah sukai dan jauhi yang dilarang," pungkasnya.
Diketahui, Syamsuar menggelar kegiatan safari Ramadhan 1443 H di Masjid Sabilillah di Desa Pedekik Bengkalis, Jum'at, 8 April 2022.
Berita Terkait
-
Pesimis dengan Kunjungan Wisman, Pemrov Riau Siapkan 133 Desa Wisata untuk Tarik Wisatawan Domestik
-
Gubernur Riau Keluarkan SE: Larang ASN Buka Bersama, Sahur Bersama, hingga Open House
-
Tegas! Gubernur Syamsuar Larang ASN Gelar Buka Bersama dan Open House
-
210 Santri di Aceh Selatan Disebar ke Desa untuk Safari Ramadhan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta