Suara.com - Pengeroyokan yang menimpa dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando dalam aksi demo, Senin (11/4/22), menuai kecaman banyak pihak. Dari Moeldoko, Yusuf Mansur hingga guru besar UI, Sulistyowati Irianto.
Ade Armando bukan saja dikenal publik sebagai dosen UI. Dia turut populer sebagai pegiat media sosial. Ade Armando secara mengejutkan hadir dalam demonstrasi di depan gedung DPR RI.
Tak jelas apa yang jadi penyulut, tiba-tiba saja sekelompok orang melayangkan bogem mentah ke Ade Armando. Hantaman ke tubuh, terutama bagian kepala, berulang kali menghujani Ade Armando.
Ade Armando yang terluka parah kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Siloam, Jakarta Pusat. Dia mendapat perawatan agar luka yang terdapat dalam tubuhnya bisa segera ditangani.
Kejadian yang menimpa Ade Armando memantik reaksi keras dari berbagai pihak. Kejadian pengeroyokan tersebut tak seharusnya dilakukan, apalagi secara membabi-buta kepada satu orang.
1. Yusuf Mansur
Yusuf Mansur menjadi sosok pertama yang prihatin atas apa yang menimpa Ade Armando. Dalam video yang diunggahnya di akun TikTok @yusufmansyrofficial, dia sampai bingung harus berkata apa.
"Saya gak tau nih mau ngomong apa tentang berita yang kita sama sama terima ada seseorang yang digebukin, dipukulin, dicaci maki, dihina, diledek babak belur ditelanjangi gak tau ni musti ngomong apa ini," kata Yusuf Mansur.
"Ya sudah kita doakan saja semoga semua pihak bisa mengambil hikmah dari semua peristiwa. Ada kekapokan diri kita untuk menyiarkan kejelekan orang apalagi belum tentu itu kejelekan yang sebenarnya ayo mari kita sama sama bertaubat," lanjutnya.
Baca Juga: Guntur Romli Ungkap Pengakuan Ade Armando: Saya Dukung Aspirasi Mahasiswa, yang Ngeroyok Penyusup
2. Moeldoko
Kecaman turut datang dari Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko. Tindakan yang dilakukan sekelompok orang terhadap Ade Armando dianggap sudah tak manusiawi sekaligus pengecut.
"Saya mengecam tindakan anarkis para pengeroyok terhadap saudara Ade Armando. Cari (pelakunya), temukan, dan tindak tegas," kata Moeldoko di Gedung Bina Graha.
3. Guru Besar UI
Guru besar antropologi hukum dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Sulistyowati Irianto turut prihatin dengan apa yang terjadi pada Ade Armando. Mewakili guru besar UI, Sulistyowati mengutuk keras tindakan yang menimpa Dosen Ilmu Komunikasi UI tersebut.
"Jadi memohon juga para polisi, saya juga dosen di PTIK, semoga bertindak tegas karena tindakan semacam ini tidak boleh dibiarkan kalau mau Indonesia berumur 100 tahun dan selanjutnya," kata Sulistyowati dalam konferensi pers melalui zoom.
Berita Terkait
-
Ade Armando Dikeroyok, Muncul Video Abu Janda Tantang Orang Cuma Berani di Medsos
-
Rocky Gerung Soal Penyerangan Ade Armando: Caci Maki Boleh Tapi Telunjuk Jangan Sampai Menyentuh Hidung Lawan Bicara
-
Guntur Romli Ungkap Pengakuan Ade Armando: Saya Dukung Aspirasi Mahasiswa, yang Ngeroyok Penyusup
-
Dirawat Intensif, Ade Armando Tetap Menyapa saat Direkam Meski Terbaring Lemas di Ranjang RS
-
Ade Armando Alami Pendarahan Otak Bagian Belakang, Waspadai Risiko Komplikasinya!
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji