Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat penambahan kasus positif pada Jumat (15/4/2022) yakni sebanyak 310 kasus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan dari data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta sebanyak 8.205 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru. Hasilnya 310 kasus positif.
"Untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 310 positif dan 7.895 negatif," ujar Dwi dalam keterangannya, ditulis Sabtu (16/4/2022).
Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 18.268 orang dites, dengan hasil 82 positif dan 18.186 negatif.
Dwi menuturkan dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.226.739 dengan tingkat kesembuhan 98,5%. Kemudian total 15.238 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%.
"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron. Upaya 3T terus digalakan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," papar Dwi.
Sementara itu kata Dwi, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini turun sejumlah 294 kasus. Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 3.288 kasus.
Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.
"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 60.600 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 989.249 per sejuta penduduk," ucap Dwi.
Baca Juga: 12 Maskapai Internasional Sudah Beroperasi Reguler di Bandara Ngurah Rai Bali
Lebih lanjut, Dwi mengungkapkan untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 4,2%. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,8%.
"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
Terkini
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah
-
WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup