Suara.com - Pria berinisial BF tewas dibunuh temannya sendiri berinisial D di Kramat Jati, Jakarta Timur. Peristiwa pembunuhan yang terjadi dini hari tadi tersebut dipicu masalah handphone dan sepeda motor.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Budi Sartono menyebut, korban terlibat cekcok dengan D karena meminjam sepeda motornya terlalu lama.
"Salah paham, cekcok karena motor dan handphone dipinjam," kata Budi saat dikonfirmasi, Rabu (20/4/2022).
Dalam peristiwa ini, kata Budi, pelaku membunuh korban dengan sebilah pisau. Korban tak terselamatkan karena mengalami pendarahan akibat luka tusuk di ketiak.
"Tersangka menusuk korban di bawah ketiak," tutur Budi.
Dalam perkara ini, Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur telah mengamankan tersangka. Kekinian yang bersangkutan masih diperiksa secara intensif.
"Diamankan langsung setelah kejadian," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sakit Hati Perkara Asmara, Ternyata Pelaku Pembunuh Pegawai Dishub Juga Pernah Kirim Santet
-
Polisi Tangkap 2 Orang Pembunuh Haji Nurjani di Jayapura
-
Diisukan Punya Wanita Idaman Lain, Pelaku Pembunuhan Istri dan Anak di Kragilan Terancam 20 Tahun Penjara
-
Kronologi Terungkapnya Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB Malang
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal