Suara.com - Sebuah pesawat kecil jatuh ke jalan yang ramai di ibukota Haiti, Port-au-Prince, pada Rabu (20/4) menewaskan sedikitnya enam orang termasuk pilot, kata para pejabat.
Pesawat itu lepas landas dari bandara Port-au-Prince pada pukul 15.44 siang (waktu setempat) dalam perjalanan ke kota Jacmel, kata otoritas penerbangan sipil Haiti.
Pihak otoritas itu menambahkan bahwa pesawat tersebut mengalami kerusakan mesin dan mengirimkan peringatan bahaya pada pukul 16:04 sore (waktu setempat).
"Saya menyampaikan simpati saya kepada keluarga para korban, yang baru saja mengalami kesedihan terbesar akibat tragedi baru ini," kata Perdana Menteri Haiti Ariel Henry dalam cuitannya di Twitter, tanpa menyebutkan jumlah korban tewas atau terluka.
Jude Edouard Pierre, walikota komune Carrefour tempat pesawat itu jatuh, mengatakan enam orang tewas dalam peristiwa pesawat jatuh itu.
Seorang narasumber Pemerintah Haiti mengatakan pilot pesawat itu meninggal setelah dibawa ke rumah sakit.
Video yang beredar di WhatsApp memperlihatkan puing-puing pesawat yang pecah di tengah jalan bersama dengan apa yang tampak seperti sejumlah tubuh para korban kecelakaan itu. Namun, Reuters tidak dapat memverifikasi secara mandiri asal video tersebut. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Beredar Rumor Penyebab Kecelakaan Pesawat China Eastern Airlines karena Kelalaian Kopilot, Ini Respons Otoritas China
-
Memiliki Rekor yang Cukup Baik, China Eastern Airlines Bantah Isu Pengurangan Biaya Pemeliharaan Pesawat
-
Pesawatnya Jatuh, China Eastern Airlines Dikabarkan Pangkas Dana Pemeliharaan Pesawat sampai Rp 22,5 Triliun
-
Pesawat Jatuh di China: Petugas Kesulitan Menemukan Sebab Kecelakaan
-
Posisi Jatuh Pesawat China Eastern Airlines Disebut Janggal, Penyebab Kecelakaan Kini Jadi Misteri
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta