Kemudian bantuan dukungan aksesibilitas bagi 31 PM penyandang disabilitas senilai Rp626.555.610, bantuan pemenuhan hidup layak bagi 4 PM penyandang disabilitas fisik senilai Rp8.184.500, dukungan aksesibilitas, pelatihan vokasional dan pembinaan kewirausahaan bagi 7 PM penyandang disabilitas sensorik rungu wicara senilai Rp43.294.500, da bantuan nutrisi bagi 50 PM anak senilai Rp40.000.000. Sedangkan, untuk total seluruh bansos yang diserahkan Kota dan Kabupaten Bogor Rp 341.731.752.120.
Atas semua bantuan yang diberikan, masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden dan Mensos. Awang Suwangsa, 48 tahun, warga Ciseeng, mendapatkan bantuan motor roda tiga untuk mendukung usaha.
“Saya akan berjualan kelontong. Dulu bekerja sebagai supir pribadi, namun mengalami kecelakaan hingga kaki diamputasi. Saya berterima kasih karena mendapat bantuan motor, terima kasih Pak Presiden dan Ibu Menteri Sosial,” katanya.
Warga Bojongkerja Kota Bogor, Edah (52) mengaku gembira dengan bantuan yang diterimanya berupa BPNT, PKH dan BLT Migor. Total ia menerima Rp 500 yang dibelikan sembako Rp 300 ribu dan untuk membeli minyak goreng Rp 200 ribu.
“Alhamdulillah terima kasih Pak Presiden atas bantuan pada keluarga saya dan semua bantuan sudah diambil untuk keperluan sehari-hari, ” ujar Edah, yang sehari-hari jualan sayur dan lauk mateng ditenteng dan keliling itu.
Executive Manager Kantor Pos Cibinong, Cecep Yusuf menyatakan, progress salur di Kabupaten dan Kota Bogor, per tanggal 21 April akan dipercepat menjadi 100 persen.
“Kami optimistis penyaluran mencapai target 100 persen hari ini. Kendala penyaluran di lapangan terkait lokasi pembayaran, di Kabupaten akses tidak seperti di kota sehingga percepatan pembayaran dengan menambah titik layanan dan memperbanyak juru bayar dan hingga saat ini berjalan aman,” katanya.
Berita Terkait
-
Heboh! Presiden Jokowi Didoakan Segera Lengser di Depan Kabah, Gus Nadir Beri Komentar Menohok
-
Megawati Sentil Emak-emak Antre Minyak Goreng Tapi Bisa Beli Baju Lebaran, Jokowi Bagikan Bansos di Puncak
-
Pedagang Buah Menangis Histeris Sampai Sesenggukan Bertemu Jokowi Ceritakan Soal Pungli, Netizen: Kawal Takut Lupa
-
Berurai Air Mata Bertemu Jokowi di Pasar Bogor, Pedagang Buah Curhat Omnya Ditahan Karena Tolak Pungli: Tolong Pak!
-
Presiden Jokowi Bagikan Bansos di Puncak, Mahasiswa Demo di Istana Bogor Minta Copot Menteri Yang Buat Gaduh
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar