Suara.com - Proyek pembangunan Jalan Lintas Selatan (Pansela) Lot 6 yang menyambungkan Prigi-Bts.Kab Tulungagung-Klatak-Brumbun dengan total panjang 18,18 km saat ini tengah dalam proses pembangunan dan progresnya sudah mencapai 78,4%.
Pembangunan jalan ini diharapkan bisa memperlancar arus perekonomian barang jasa dan meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pariwisata khususnya di daerah Kab. Tulung Agung dan Kab. Trenggalek.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 Provinsi Jawa Timur, Ida Bagus Made Artamana, mengatakan jalan ini nantinya bisa memutus kesenjangan perekonomian antara pantai utara dan selatan, ditambah jalur lintas selatan lot 6 ini dipenuhi dengan potensi wisata alam dengan banyak terdapat pantai.
Beberapa pantai yang terdapat di Pansela lot 6 ini adalah Pantai Ngelarap Besuki, pantai Gemah, pantai Kuteng watimulyo, pantai Karanggonso, pantai Pasir putih, pantai Genjor, pantai Serui, pantai Kapal.
“Potensi wisata yang paling menjanjikan ada di tiga titik, pertama ada di tumpak oentang di Kab Trenggalek disana kita bangun rest area bekerja sama dengan pemerintah kabupaten seluas 25 hektare. Disana kita bisa lihat view Teluk Perigi di kanan, di kiri teluk Gemah dan ke belakangnya ada pegunungan yang terhampar hijau,” ucap Made kepada media saat meninjau proyek Lot 6, Minggu (24/4/2022).
Potensi selanjutnya adalah adanya pantai-pantai tersembunyi seperti pantai kuteng dan titik potensi ada di rest area Gemah seluas 3 hektare.
“Rest area ini kalau dikembangkan viewnya akan bagus, pagi kita bisa dapat sunrise, malam pun bagus dari lampu kapal-kapal perahu nelayan sangat bagus di potret dari atas,” ungkap Made.
Selanjutnya yang bisa jadi potensi wisata adalah rest area yang terdapat di Pantai Brumbun di wilayah Tulungagung. “Disana ada rest area yang disiapkan seluas 3 hektare yang punya view cukup bagus ke selatan, viewnya tidak langsung pantai tapi bukit-bukit seperti di Selandia Baru, hijau dan dipenuhi tanaman jagung,” terang Made.
Jika sudah tersambung semua, jalan ini juga cukup mempengaruhi waktu tempuh dimana sebelumnya jarak tempuh Prigi ke pantai Gemah di Trenggalek memerlukan waktu 1 jam 15 menit.
Baca Juga: Pemudik Diimbau Waspadai Potensi Longsor di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau
“Dengan terbukanya jalur ini, estimasi bisa lebih cepat sekitar 40 menit bahkan bisa lebih cepat kalau tidak sambil melihat pemandangan karena viewnya bagus,” imbuh Made.
Berita Terkait
-
Penampakan Mobil yang Hancur karena Tabrakan dengan Truk di Tol JORR, Publik: Sekelas Fortuner Bisa Remuk
-
Pemudik Pejalan Kaki di Pelabuhan Merak Belum Ada Lonjakan, Penyebabnya Karena Ini
-
Warga Tanami Jalan Rusak di Lumajang dengan Pohon Pisang
-
Wawali Samarinda Rusmadi Wongso Sebut Tak Ada Penyekatan Jalan di Samarinda Selama Lebaram 2022
-
Bikin Terenyuh, Viral Kakek Penjual Makanan Gemetar saat Dagangannya Diborong
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Menteri Dody: Proyek Sekolah Rakyat di Surabaya Garapan Waskita Karya Progressnya Baik
-
Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo, Kaesang: Kita Butuh Suasana Tenang, Bukan Kegaduhan
-
Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!
-
Dinilai Lebih Cepat dan Presisi, Bagaimana Teknologi AI BRIN Bantu Petakan Pesisir Pantura?
-
Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April
-
Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS
-
Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado
-
Kisah Anak-anak Iran di Tengah Perang: Aku Stres Banyak Suara Ledakan, Berlindung Agar Tak Terbunuh
-
Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga