Suara.com - Beberapa waktu lalu seorang korban begal di Nusa Tenggara Barat malah menjadi tersangka setelah melakukan pembelaan diri saat diserang. Kontroversi jelas langsung mengiringi kasus yang berakhir dengan SP3 tersebut.
Kini peristiwa serupa terjadi di Sumatera Utara. Dua orang anggota keluarga korban pencurian malah dilaporkan balik setelah terlibat konfrontasi langsung dengan seseorang yang diduga sudah membobol rumahnya.
Mengutip Instagram @majeliskopi08, warga bernama Riadi Gembung (45) dan Hendri Riko Purba (44) yang dipolisikan oleh terduga maling berinisial DD. Keduanya dilaporkan atas tuduhan pemukulan yang dilakukan secara bersama-sama.
Masalah ini bermula dari pencurian barang berharga dan uang tunai Rp 5 juta di rumah Dewi, putri Riadi Gembung pada Minggu (7/3/2022). Berdasarkan keterangan saksi, pelaku yang dicurigai adalah DD, BG, dan WN.
Riadi Gembung bersama Hendri Riko Purba lantas menyambangi DD selaku salah satu pelaku yang dicurigai. DD lalu dijemput dari rumah kakaknya pada Senin (8/3/2022) malam yang bahkan telah mendapat izin dari sang kakak juga.
Menurut pengakuan Hendri Riko Purba, tidak ada penganiayaan yang dilakukan. Malam itu ia dan Riadi Gembung hanya menginterogasi DD yang mengakui bahwa BG dan WN-lah aktor utama pencurian rumah Dewi.
"DD diantar kembali ke rumah kakaknya malam itu juga pukul 23.30 WIB," sambungnya. Namun DD kemudian melaporkan Riadi Gembung dan Hendri Riko Purba ke Polsek Hamparan Perak dengan pengakuan telah dianiaya.
"Atas laporan itu, Petugas Polsek Hamparan Perak menangkap Riadi Gembung di rumahnya Sabtu (16/4/2022) pukul 00.00 WIB," ujar @majeliskopi08, dikutip Suara.com pada Minggu (24/4/2022).
Kanit Reskrim Polsek Hamparan Perak, Iptu HD Simanjuntak, menyebut penangkapan Riadi Gembung sudah sesuai hukum yang berlaku. Berdasarkan keterangan penyidik, Riadi Gembung hanya membonceng dan menginterogasi terduga maling DD.
Baca Juga: Melawan saat Ditangkap, Pencuri Uang Ratusan Juta Di-dor Polisi Pekanbaru
"Kata membonceng di situ dengan perbuatan memanggil lalu kemudian kawannya memukul si pelapor, itulah merampas kemerdekaan," tutur HD Simanjuntak, Kamis (21/4/2022).
Padahal istri Riadi Gembung yang bernama Irma menyatakan suaminya tidak melakukan pemukulan. Suaminya hanya membentak dan menginterogasi DD karena kesal rumah mereka dibobol maling.
Selain itu, warga sekitar rumah korban pun sering kemalingan dan sudah resah dengan aksi maling. Warga menyebut DD juga sering kedapatan mencuri di kawasan tersebut.
"Kemarin mencuri HP, mencuri ayam, dan itu semua berakhir damai. Jadi nggak ada efek jeranya, mungkin tunggu dimassa dulu baru jera itu," kata seorang warga Blok Gading Dusun 20 Lorong Pertanian, Desa Klambir V.
Pemberitaan ini langsung menuai pro dan kontra di kalangan warganet. Dipantau di kolom komentar, banyak warganet yang terang-terangan menuliskan tagar #percumalaporpolisi untuk menyuarakan kekesalan mereka.
"Akibat pejabatnya suka buat dagelan.. sekarang masyarakatnya ikutan dagelan..," sindir warganet.
Berita Terkait
-
Melawan saat Ditangkap, Pencuri Uang Ratusan Juta Di-dor Polisi Pekanbaru
-
Beberkan Kondisi Mahasiswa di Jogja yang Dibakar Hidup-hidup Temannya, Purwito Berharap Kasus Anaknya Segera Tuntas
-
Viral Dua Pemuda Curi Beras Zakat Fitrah dan Kue Jamaah Tadarus Masjid Pekanbaru
-
Memalukan! Usai Gasak Emas 48 Gram di Tangerang, Komplotan Emak-emak Kabur Naik Mobil Mewah Berujung Lebaran di Sel
-
Viral 3 Remaja Perempuan di Medan Diduga Mencuri, Polisi Turun Tangan
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Molor! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Baru Bisa Dibuka Bertahap, Ini Jadwal Terbarunya
-
Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes
-
Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi
-
Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat
-
Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya