Driver ojol memaksa pemilik rumah di Surabaya untuk menerima paket padahal tidak memesan. (Instagram/@dramaojol.id)
"Saya minta maaf atas perilaku saya kepada pelapor, bahwa saya benar-benar khilaf atas perilaku saya yang kemarin tanggal 20, saya sudah menerima pesan kalau itu order fiktif," sambungnya.
Pernyataan yang sama juga ditegaskan kembali oleh pihak Satintelkam Polrestabes Surabaya. "Video viral di Argosari, itu bukan penipuan atau modus lainnya karena memang itu order fiktif," tuturnya.
Satintelkam Polrestabes Surabaya juga mengaku telah mengklarifikasi ke pihak ojek online yang bersangkutan, yakni Grab. "Bahwasanya mas MA driver," pungkasnya.
Untuk video perdebatan driver ojek online dan customer-nya dapat disaksikan di sini. Sementara untuk video klarifikasi sang driver bersama Polrestabes Surabaya bisa ditonton di sini.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Pria Ini Ngaku Adik Tri Suaka, Beri Pembelaan untuk Kakaknya soal Parodi Andika Kangen Band
-
Langgar Aturan karena Tak Punya Spion, Pengendara Motor di Bogor Kena Palak Jutaan Rupiah oleh Oknum Polisi
-
Beri Komentar Tak Manusiawi kepada Polisi Bekasi yang Kecelakaan, Akun Ini Diburu, Publik: Otw Lebaran di Bui
-
Duh! 3 Bocah Tertangkap Basah Mencuri di Minimarket, Malah Tak Ada Rasa Bersalah dan Nantang Pegawai
-
Viral Driver Ojol Ambil Pesanan Makanan Sambil Bawa 2 Anak, Kerja Kerasnya Bikin Salut
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar