Suara.com - Seorang pria kicep tak bisa berkata-kata saat dimarahi oleh tiga orang polisi.
Pria tersebut terduduk tak mengeluarkan sepatah katapun saat ditegur polisi lantaran ugal-ugalan saat berkendara.
Menurut akun Instagram @andreli_48, pemuda yang mengdarai sepeda motor merah itu awalnya berkendara ugal-ugalan.
Akibat aksinya, seorang ibu yang tengah menggendong bayi hampir saja tertabrak oleh pengendara motor yang ugal-ugalan itu.
"Pemuda tersebut langsung ditangani pihak kepolisian," tulis akun Instagram @andreli_48.
"Tindak tegas motor yang ugal-ugal saat berada di jalan, karena ini sudah banyak dikeluhkan warga khususnya pengendara lain, makasih ndan," tambahnya.
Tak Berkata-Kata Saat Dimarahi Polisi
Pada unggahan tersebut, tiga polisi terlihat geram terhadap pemotor ugal-ugalan yang hampir menabrak seorang ibu dan bayinya.
Ketiga polisi yang menyidak pengendara tersebut sontak memberi peringatan kepada dua pemotor yang meresahkan tersebut.
Baca Juga: Viral Video Dugaan Pungutan Uang Tiket Kapal Penumpang Mudik Gratis di Sumenep
"Sepenak wudel koe muter, jengkel ora emosi ora, (seenak sendiri kamu muter, jengkel enggak emosi enggak)" ujar salah seorang polisi.
"Itu ibu anak bawa bayi tadi kalau kesenggol gimana kamu," ujar polosi lain pada pengendara motor yang terciduk tersebut.
Sempat terdengar polisi menyatakan bahwa pengendara masih kecil.
"Besarnya mau jadi apa kamu?" tambah si polisi lain.
Dimarahi polisi, pemuda berkaus hitam tersebut tak berkata apapun. Ia masih terduduk dan diam di atas sepeda motornya.
Menurut keterangan kejadian tersebut terjadi di pintu keluar tol Pekalongan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto