Suara.com - Beberapa orang telah melakukan mudik lebaran 2022 lebih awal dari lainnya. Tujuannya agar tidak terjebak macet. Nah, adakah cara cek macet mudik lebaran 2022 dengan mudah?
Jawabannya, ada. Kalian dapat memakai aplikasi khusus untuk tahu cara cek macet mudik lebaran 2022. Apa saja aplikasi yang bisa dipergunakan?
Berikut, rekomendari Suara.com untuk cara cek macet mudik lebaran 2022 melalui aplikasi.
1. Google Maps
Lantaran banyak pengguna Android maka cara cek macet mudik lebaran 2022 yang mudah adalah dengan membuka aplikasi Google Maps.
Tidak hanya peta dan rute jalan, Google Maps juga akan menampilkan lokasi yang penuh dengan kendaraan. Biasanya ditandai dengan ruas jalan yang berwarna merah atau kuning.
Keunggulan dari Google Maps adalah mampu menampilkan alternatif jalan lain ketika Anda mengubah rute saat macet mudik lebaran.
2. Waze
Waze adalah aplikasi pesaing Google Maps. Kelangkapan fiturnya pun tidak kalah dan dapat menunjukkan jalan yang macet.
Baca Juga: Mudik Jadi Momen Pemulihan Ekonomi, Pemkab Bantul Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Usai Lebaran
Sebab, Waze bisa memantau kondisi lalu lintas secara real time. Selain itu, Waze juga dapat menunjukkan tempat-tempat penting seperti SPBU rute mudik yang akan Anda lewati.
Keunggulan Waze adalah fitur live chat yang bisa dipakai untuk menanyakan secara langsung kondisi lalu lintas dan akan dijawab oleh pengguna lainnya.
3. RTTMC
Road Transport and Traffic Management Center (RTTMC) atau Pusat Manajemen Lalu Lintas dan Transportasi Darat adalah situs milik Kementerian Perhubungan yang juga dapat memantau kondisi jalan yang kalian lewati saat mudik lebaran 2022.
Menariknya, anda bisa mengakses CCTV di jalanan dan mengetahui kondisi jalan apakah macet atau tidak. Namun titik pemantauan CCTV ini masih terbatas.
4. Jasamargalive atau Travoy
Berita Terkait
-
Mudik Jadi Momen Pemulihan Ekonomi, Pemkab Bantul Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Usai Lebaran
-
Penumpang Keberatan Harga Tiket Bus AKAP di Kampung Rambutan Naik Lebih dari 100 Persen
-
Berapa Lama Pemudik Boleh Beristirahat di Rest Area Tol Selama Musim Mudik? Ini Penjelasan Jasa Marga
-
Kolaborasi dengan PT KAI, BRI Gelar Program Mudik untuk para Nasabah Setia
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
Terkini
-
Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Bedah Ijazah Jokowi, Temukan Bukti Forensik Stempel dan Emboss
-
Kejari Jakbar Setor Rp530 Miliar Hasil Rampasan Kasus Judi Online ke Kas Negara
-
Indonesia Beli Rudal BrahMos, Barat Ketar-ketir! Bisa Tenggelamkan Kapal Induk dalam Hitungan Detik
-
Wamen HAM Soroti Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus, Minta Polisi Usut Tuntas dan Terbuka
-
4 Fakta Menarik Rudal BrahMos PJ-10 yang Baru Dibeli Indonesia: Setara Tomahawk Milik AS
-
Daftar Negara Timur Tengah Dihujani Rudal Neraka Iran
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
PDIP Pasang Badan untuk Andrie Yunus, Guntur Romli: Teror Tak Bisa Matikan Sikap Kritis
-
Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jika Infrastruktur Maritimnya Diserang
-
Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kasus Perintangan Penyidikan CPO