Suara.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Djoko Sasono membagikan tips kepada para pemudik Lebaran yang akan melakukan penyeberangan dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni.
"Belajar dari pengalaman, tipsnya adalah dipersiapkan dengan baik seperti kendaraan dan dokumen perjalanan," ujar Djoko Sasono kepada Antara di Pelabuhan Merak, Banten, hari ini.
Dia menambahkan agar para pemudik yang akan menyeberang untuk menyiapkan tiket dengan sejak awal, agar tidak menimbulkan antrean di pelabuhan.
"Kalau dalam penyeberangan dari Merak ke Bakauheni ini terkait dengan tiket supaya ada kepastian, sehingga ketika sampai di pelabuhan penyeberangan tidak akan menimbulkan antrean," katanya.
Djoko Sasono juga berharap bahwa semua pihak, termasuk pemudik, bisa sama-sama menjaga hal tersebut, walaupun mudik Lebaran pada tahun ini prediksinya ada peningkatan tetap bisa memberikan suasana yang baik.
Berdasarkan data yang dilantik ASDP Cabang Merak, sejak H-10 sampai dengan H-6 Lebaran tercatat jumlah penumpang yang melakukan penyeberangan dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni sebanyak 223.468 penumpang.
Adapun rincian jumlah penumpang yang melakukan penyeberangan tersebut terdiri dari penumpang pejalan kaki sebanyak 10.022 orang dan penumpang dalam kendaraan sebanyak 213.446 orang.
Sedangkan jumlah kendaraan yang menyeberang dari Merak ke Bakauheni sejak H-10 Lebaran hingga H-6 Lebaran mencapai 52.580 kendaraan, dengan kendaraan roda dua sebanyak 8.134 kendaraan, kendaraan roda empat 26.627 kendaraan, bus 1.849 kendaraan, dan truk 15.970 kendaraan.
Baca Juga: Syarat Mudik Lebaran 2022 Melalui Pelabuhan Merak, Belum Vaksin Bolehkah?
Berita Terkait
-
Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung
-
Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen
-
Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar
-
H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!
-
Di Balik Tren Turunnya Pemudik: Dilema Ekonomi yang Mengalahkan Tradisi Pulang Kampung
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT