Suara.com - Sejumlah 17.200 pemudik telah meninggalkan Jakarta menggunakan transportasi kereta api dari Stasiun Pasar Senen, Kamis (28/4/2022). Jumlah penumpang tersebut menurun jika dibandingkan hari kemarin, Rabu (27/4/2022) dengan jumlah 17.400 orang.
Kepala Humas PT KAI Daop 1 Eva Chairunisa menyampaikan, pada hari ini, ada 28 kereta api yang beroperasi di Stasiun Pasar Senen. Dua rangkaian kereta di antaranya merupakan kereta tambahan.
"Untuk Stasiun Pasar Senen terdapat 28 KA beroperasi, 2 KA diantaranya merupakan KA Tambahan. Volume penumpang berangkat sebanyak 17.200 atau 84 persen dari total Tempat Duduk yang tersedia sebanyak 20.500," kata Eva saat dikonfirmasi hari ini.
Sedangkan, di Stasiun Gambir ada 15.900 penumpang yang berangkat menuju sejumlah daerah di Pulau Jawa. Jumlah itu lebih tinggi, jika dibandingkan dengan hari kemarin yang hanya 13.800 penumpang.
Eva menambahkan, ada 35 rangkaian kereta api yang beroperasi dari Stasiun Gambir. Sembilan di antaranya merupakan kereta tambahan.
"Data Stasiun Gambir terdapat 35 KA beroperasi, dari jumlah tersebut 9 diantaranya merupakan KA tambahan. Adapun Volume penumpang berangkat sebanyak 15.900 atau 95 persen dari total Tempat Duduk yang tersedia sebanyak 16.850," papar Eva.
Eva juga menambahkan, data terkait jumlah penumpang hanya yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir saja.
Jika nantinya ditambah dengan penumpang yang naik dari stasiun lain, maka semua tempat duduk di masing-masing kereta sudah terisi semua.
"Jika ditambah dengan penumpang yang naik dari Bekasi, Karawang, Cikarang, Cikampek, dan Jakartakota maka secara keseluruhan volume keberangkatan penumpang dari KA yg berangkat dari Daop 1 Jakarta sudah terisi semua untuk tempat duduk yang tersedia," katanya.
Baca Juga: H-5 Lebaran, 31.200 Pemudik Tinggalkan Jakarta Naik Kereta Api dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir
Berita Terkait
-
H-5 Lebaran, 31.200 Pemudik Tinggalkan Jakarta Naik Kereta Api dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir
-
Puluhan Ribu Lebih Tiket Terjual, Dirut KAI Sebut Pemudik di Pasar Senen Tetap Tinggi di Hari Pertama Lebaran
-
PT KAI Sebut Terjadi Kenaikan di Atas 100 Persen Terkait Penjualan Tempat Duduk di Stasiun Pasar Senen
-
Sambangi Stasiun Pasar Senen, Menhub Budi Karya Sumadi Imbau Pemudik Datang Sesuai Jadwal untuk Antisipasi Penumpukan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!