Suara.com - Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjenguk mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Makhmud (AM) Hendropriyono di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat pada Jumat (29/4/2022) pagi.
Hendropriyono sendiri sedang menjalani perawatan di RSPAD lantaran disebut menderita penyakit demam berdarah atau DBD.
Kabar SBY menjenguk Hendropriyono diketahui berdasarkan unggahan akun instagram milik Wasekjen DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon.
Tampak dalam unggahan tersebut SBY datang dengan berpakaian batik kombinasi hitam dan coklat. Ia tampak sedang berkomunikasi dengan Hendropriyono secara langsung.
"Pagi tadi Pkl. 09.00 WIB Pak SBY menjenguk Pak AM Hendropriyono di RSPAD," tulis keterangan unggahan Jansen @jansensitindaon usai diperbolehkan untuk dikutip Suara.com, Jumat.
Menurut Jansen, SBY merupakan sahabat Hendropriyono. Untuk itu, SBY datang dan mendoakan kesembuhan bagi Hendropriyono.
"Sebagai sahabat, Pak SBY memberikan doa dan semangat bagi kesembuhan Pak Hendropriyono. Alhamdulillah Pak Hendropriyono dalam kondisi baik dan stabil," sambung Jansen.
Jansen mengatakan, kunjungan SBY tersebut diinformasikan oleh Staf Pribadi SBY yakni Ossy Dermawan. Jansen juga tak lupa turut mendoakan kesembuhan bagi Hendropriyono.
Dirawat
Baca Juga: 3 Fakta Hendropriyono Sakit, Mantan Kepala BIN yang Kini Dirawat Tim dr Terawan di RSPAD
Sebelumnya, AM Hendropriyono dikabarkan sedang menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Hendropriyono disebut sedang sakit DBD.
Hal itu dibenarkan oleh putranya yakni Diaz Hendropriyono saat dikonfirmasi oleh Suara.com, Kamis (28/4/2022).
"Iya, mohon doanya saja ya," kata Diaz kepada Suara.com.
Adapun kabar Hendropriyono sedang sakit terlihat dari video yang beredar di media sosial dan awak media yang memperlihatkan Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Dudung Abdurrahman sedang menjenguk Hendropriyono.
Dudung terlihat mengenakan pakaian dinas harian (PDH) ketika menjenguk AM Hendropriyono yang terbaring di kasur perawatan.
Sementara dalam akun Instagramnya, Diaz menyampaikan, bahwa ayahnya sempat mengalami trobosit yang rendah. Namun kekinian menurutnya ayahnya butuh istirahat.
"Trombosit sempat rendah di level 8,000. Namun skrg hnya butuh bedrest," tulis Diaz di akun instagramnya @diaz.hendropriyono.
Kendati begitu, Diaz tak merinci ketika ditanya sejak kapan ayahnya tersebut menjalani perawatan di RSPAD.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!
-
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
-
Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang
-
Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas Jadi 25 Hektare, Api Masih Menyala
-
Usai Hadiri Pemakaman Khamenei, Delegasi Indonesia Dijadwalkan Bertemu Pejabat Iran