Suara.com - Anies Baswedan dituding membagikan kaus kampanye bertuliskan 'Anies Presiden 2024' kepada pemudik. Tapi kini misteri paket yang dibagikan Anies terungkap, apa saja?
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dituduh membagikan kaus 'Anies Presiden 2024' kepada pemudik. Video Anies bagi-bagi paket di dalam bus pun beredar di media sosial.
Tapi benarkah yang dibagikan Anies adalah kaus kampanye?
Bukan kaos capres
Usut punya usut, paket tersebut bukan berisi kaos capres melainkan toolkit atau perlengkapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 saat perjalanan mudik.
Informasi tersebut dibagikan melalui akun Instagram@majeliskopi08 yang menampilkan isi paket tersebut merupakan selebaran bertuliskan "Mudik Aman, Sehat, Selamat" nampak ketika video diperjelas oleh akun tersebut.
Setelah dibuka, isi paket tersebut selain selebaran tadi adalah beberapa buah masker, hand sanitizer, serta tisu basah yang lazim dimanfaatkan sebagai alat protokol kesehatan.
Dishub buka suara
Menanggapi isu Anies bagi-bagi kaos capres, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Yayat Sudrajat akhirnya buka suara.
Ia menegaskan bahwa pihak penyelenggara program mudik gratis tersebut tidak memfasilitasi kaos kampanye Anies untuk dibagikan ke pemudik.
"Demi Allah, saya enggak pernah tahu-menahu dan tidak pernah memfasilitasi adanya kaos itu. Makanya saya juga bingung," ujar Yayat, Kamis (28/4/2022).
Yayat juga menegaskan bahwa memang betul pemudik diberikan paket. Namun, paket tersebut dari PMI dan berisi toolkit yang telah dirincikan sebelumnya.
"Yang dibagikan ke peserta pemudik, setahu saya dari PMI, berupa satu tool kit untuk kesehatan. Hanya itu yang saya tahu. Tidak ada pembagian kaos," lanjut Yayat.
Selain itu, Yayat menekankan bahwa Dishub tidak pernah menganggarkan kaos Anies dan hanya memfokuskan pada pelayanan prima dalam program mudik gratis.
"Kita lebih konsentrasi kepada tupoksi kita bagaimana beri pelayanan kepada para pemudik gratis ini agar bisa menikmati mudiknya dengan baik, memberikan pelayanan yang baik. Itu saja konsentrasi kita," pungkasnya.
Kontributor: Armand Ilham
Berita Terkait
-
Menhub Kesal Banyak Truk Masih Wara-wiri Saat Mudik Lebaran
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Dibuka Fungsional, Jalan Tol YogyaBawen Langsung Dipadati 5.596 Kendaraan
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda