- Menhub Dudy Purwagandhi prihatin atas pengusaha logistik melanggar pembatasan operasional truk sumbu tiga ke atas sejak 13 Maret 2026.
- Ketidakpatuhan ini melanggar SKB dan berdampak pada peningkatan kepadatan dan antrean kendaraan di titik transportasi strategis.
- Kemenhub akan meningkatkan pengawasan dan memerintahkan percepatan layanan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi merasa kesal atas masih adanya pengusaha logistik yang melanggar aturan pembatasan operasional angkutan barang selama periode mudik Lebaran 2026.
Suara.com - Menurut Menhub, sebagian pengusaha logistik masih mengoperasikan truk dengan tiga sumbu atau lebih sejak kebijakan pembatasan diberlakukan pada 13 Maret 2026. Kondisi ini dinilai turut memicu kepadatan kendaraan di sejumlah titik transportasi.
"Kementerian Perhubungan menyampaikan keprihatinan atas masih adanya pengusaha logistik yang tidak mematuhi kebijakan pembatasan operasional truk sumbu tiga ke atas yang telah diberlakukan sejak 13 Maret. Ketidakpatuhan ini berdampak pada meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah titik strategis termasuk di pelabuhan penyeberangan," ujar Menhub Dudy di Jakarta, Minggu (15/3/2026).
Ia menegaskan kebijakan pembatasan operasional truk tersebut telah ditetapkan pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) pengaturan lalu lintas dan penyeberangan selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Dalam aturan tersebut, kendaraan angkutan barang dengan tiga sumbu atau lebih dibatasi operasinya pada periode 13 hingga 29 Maret 2026 guna menjaga kelancaran arus mudik dan keselamatan pengguna jalan.
Menhub menilai pengoperasian truk besar di luar ketentuan berpotensi memperparah kemacetan sekaligus meningkatkan risiko keselamatan di jalan maupun di kawasan pelabuhan.
Pemerintah sendiri, kata Dudy, berkomitmen memastikan pelayanan transportasi selama mudik Lebaran berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Bapak Presiden mengingatkan agar seluruh jajaran pemerintah memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar. Karena itu, seluruh pihak perlu bekerja sama dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan," sebut Menhub.
Kementerian Perhubungan juga akan meningkatkan pengawasan bersama aparat terkait untuk menertibkan kendaraan yang melanggar ketentuan pembatasan operasional angkutan barang.
Baca Juga: 6.859 Masjid di Pantura Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik Lebaran 2026
Menhub turut meminta para pelaku usaha logistik mematuhi aturan tersebut demi menjaga kelancaran arus transportasi dan keselamatan masyarakat selama musim mudik.
Selain itu, pemerintah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, pemerintah daerah, dan operator transportasi untuk mengoptimalkan pengaturan lalu lintas di lapangan.
Terkait antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Menhub mengatakan pihaknya telah memerintahkan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan serta ASDP Indonesia Ferry menambah operasi kapal serta menerapkan skema tiba bongkar berangkat (TBB) untuk mempercepat layanan penyeberangan.
"Waktu transisi di dermaga yang semula 45 menit diupayakan percepatan menjadi 30 menit. Sejumlah kapal juga disiapkan khusus untuk mengangkut kendaraan roda dua," kata Menhub.
Di lapangan, pemerintah juga melakukan rekayasa lalu lintas di jalur Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang. Truk besar yang menuju pelabuhan dihentikan sementara dan diarahkan masuk ke kantong parkir yang telah disediakan agar tidak menambah kepadatan kendaraan.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurai antrean kendaraan sekaligus menjaga kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kemendag Perketat Impor Pangan, Gandum Pakan hingga Kacang Tanah Kini Wajib Kantongi Persetujuan
-
Ketahanan Energi RI Juara 2 Dunia, Bahlil Girang!
-
UMKM Jadi Bantalan Ekonomi, Tapi Kok Ekspor Masih Loyo? Ini Solusinya!
-
Laba Bank Danamon Melesat 35% Jadi Rp 1,1 T di Kuartal I-2026
-
Dunia Lagi Nggak Menentu, Ini Resep Jaga Stabilitas Keuangan Biar Nggak Zonk
-
AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak
-
Pasar Lagi Goyang, Awas Emosi Bikin Cuan Melayang!
-
OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS
-
Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur