Suara.com - Sholat Idul Fitri di Bukittinggi boleh digelar di lapangan. Sebab sempat dilarang selama 2 tahun karena COVID-19.
Kini Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, Sumatera Barat sudah mengizinkan sholat di lapangan.
Hal itu sesuai dengan arahan pemerintah pusat yang memberikan kelonggaran untuk diadakannya kembali aktivitas warga setelah sempat terhenti sejak 2020 lalu karena COVID-19.
"Sholat Idul Fitri di lapangan-lapangan termasuk di Lapangan Kantin Wirabraja kembali bisa digelar, Alhamdulilah," kata Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi di Bukittinggi, Sabtu.
"Tentunya masyarakat Muslim di Kota Bukittinggi dan sekitarnya boleh ikut hadir Shalat berjamaah di Lapangan Kantin nantinya, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) telah menyiapkan kegiatan itu secara maksimal," kata dia.
Lapangan Kantin Wirabraja mampu menampung ribuan jamaah dan PHBI juga menyiapkan Masjid Al Hanif Kodim sebagai cadangan.
"Insya Allah khatib Idul Fitri nanti adalah Ustaz Jel Fatullah dan imam oleh Ustaz Isrizal Anwar," kata dia.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan untuk bagian dari usaha menjaga kesehatan.
Sebelumnya, dua tahun berturut 2020 dan 2021 Pemerintah melalui Gubernur Sumbar Mahyeldi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 08/Ed/GSB-2021 tertanggal 8 Mei 2021 mengatur penyelenggaraan Shalat Idul Fitri 1442 H/2021.
Baca Juga: 4 Tips Minta Maaf saat Hari Raya Idul Fitri
Dalam SE disebutkan diminta melakukan Shalat Idul Fitri hanya di rumah masing-masing.
Sebelum wabah pandemi, kegiatan shalat Idul Fitri berjamaah di Lapangan Kantin Wirabraja Bukittinggi sebelumnya merupakan agenda rutin setiap tahun dilakukan Pemkot Bukittinggi. (Antara)
Berita Terkait
-
Daftar Tempat Penukaran Uang Baru Hari Ini, Kamu Pilih Mana?
-
Libur Sekolah Lebaran 2026 Kapan? Ini Aktivitas yang Bisa Dilakukan
-
Kapan THR ASN Cair? Ini Bocoran Terbarunya untuk Tahun 2026
-
PSI Gelar Mudik Gratis 2026: Siapkan 100 Bus untuk 5.000 Penumpang, Ini Cara Daftarnya!
-
Produsen Mie Sedaap PHK Massal Jelang Lebaran 2026 Demi Hindari Bayar THR
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama