Suara.com - Pasien COVID-19 di Lebak Banten tinggal 7 orang jelang Idul Fitri atau Lebaran. Jumlah ini sudah berkurang dari sehari sebelumnya 10 orang.
Pemerintah Kabupaten Lebak hingga kini tetap mengoptimalkan Satgas untuk melakukan operasi masker di tempat-tempat keramaian.
Manfaat masker itu dapat melindungi dari penularan virus sehingga masyarakat harus menggunakan masker, terlebih di tempat keramaian.
"Meski kasus COVID-19 itu tersisa tujuh orang, namun masyarakat pada Hari Raya nanti harus tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan," kata Jubir Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah di Lebak, Minggu.
Penularan COVID-19 diakibatkan droplet atau cipratan air liur dari pasien COVID-19. Karena itu, warga kemanapun pergi harus memakai masker.
Saat ini, pihaknya mengapresiasi sudah tidak ditemukan pasien COVID-19 penambahan baru.
"Kemungkinan besar Kabupaten Lebak kembali masuk zona hijau jika pasien COVID-19 dinyatakan sembuh semua," katanya.
Pemerintah daerah bersama Polri, TNI, dan Organisasi Medis melaksanakan vaksinasi di sejumlah tempat.
Bahkan, petugas Puskesmas melayani vaksinasi dengan cara jemput bola ke rumah - rumah warga.
Selama ini, ujarnya, cakupan vaksinasi dosis satu dan dua cukup bagus dari target sasaran satu juta penduduk Lebak.
Namun, cakupan vaksinasi booster relatif kecil, sehingga terus dioptimalkan pelayanan ke masyarakat.
"Kami meyakini kasus COVID-19 di Lebak melandai, karena keberhasilan prokes dan vaksinasi, " ujarnya menjelaskan.
Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, jumlah kasus COVID-19 pada Minggu (1/5) tercatat13.928 orang, 13.696 orang dinyatakan sembuh, tujuh orang isolasi dan 225 orang meninggal. (Antara)
Berita Terkait
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026
-
Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus
-
Hadapi Persib Tanpa Penonton, Pelatih Dewa United Kecewa: Layaknya Aktor, Kami Butuh Penonton!
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
Terkini
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK
-
Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci
-
Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel
-
Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur