Suara.com - Tentu idealnya seorang anak terus berbakti kepada orangtuanya, apalagi ketika sang ayah atau ibu sudah memasuki usia senja.
Namun video yang diunggah akun Instagram @suarabergema2.id satu ini sukses membuat publik terenyuh. Bagaimana tidak? Sebab seorang pria lanjut usia di video tersebut tampak harus menjalani hidup sebatang kara.
"Sebuah video tentang seorang kakek yang tinggal sendiri (seperti di kompleks pemakaman) viral di media sosial TikTok," ungkap @suarabergema2.id, seperti dikutip Suara.com pada Minggu (1/5/2022).
Tampak kakek itu seperti mendirikan bangunan ala kadarnya di atas sebuah makam. Hanya terlihat atap yang begitu rendah, sekadar bisa melindunginya dari rintik air hujan maupun teriknya matahari.
Kakek itu juga melindungi sisi-sisi "rumahnya" dengan kain terpal hingga payung. Ketika didatangi pun terlihat sang kakek sedang rebahan di atas makam yang telah disemen tersebut.
Kepada yang mewawancarainya, kakek itu mengaku tinggal sendiri di sana. Bahkan meskipun ia tinggal sendirian di kompleks pemakaman, kakek itu mengaku tidak takut.
"Anda nggak takut tinggal di sini sendirian, Mbah?" tanya si perekam video dengan menggunakan Bahasa Jawa.
"Tidak, tidak apa-apa," balas kakek itu.
Mirisnya, hidup sebagai lansia sebatang kara ini mesti ia tempuh meskipun sang kakek mempunyai 4 orang anak. Meski begitu, kakek yang berdomisili di Magetan, Jawa Timur ini meyakini anak-anaknya akan datang berkunjung meski belum jelas kapan akan terjadi.
Baca Juga: Viral! Pria Ini Berbagi 4 Pose Foto dengan Saudara untuk Lebaran
"Belum, belum ada yang datang," tutur kakek itu.
"Dikatakan dia memiliki 4 orang anak tapi belum ingat dengan dia dan belum datang. Di akhir video sang kakek bilang nanti anaknya juga akan datang," sambung @suarabergema2.id.
Konten ini tentu ikut menyentuh hati setiap warganet yang menyaksikannya. Banyak warganet yang menyayangkanan anak-anak kakek itu membiarkan orangtuanya menjalani masa senja sendirian.
"Please lah kalian, tolong orang tua nya jangan dibikin gini, kasihan loh," komentar warganet.
"Sebagai anak dan sebagai orangtua sedih dan sakit rasanya melihat ini. Bapaknya setiap ditanya tentang anak, jawabnya selalu belum, dan belum, betapa beliau merindukan anaknya dan berharap suatu saat akan datang menemuinya. Sehat-sehat selalu pak," ujar warganet.
"Kasian, dan buat yang selalu ngomong 'punya anak itu buat bekal tua, biar ada yang urus' lah ini anaknya 4 pada kemana ga diurus ?" timpal warganet yang lain.
Berita Terkait
-
Viral! Pria Ini Berbagi 4 Pose Foto dengan Saudara untuk Lebaran
-
Gadis Ini Tunggu Kedatangan Teman Selama 2 Jam saat Bukber, Rela Datang Awal hingga Tata Makanan Berbuka di Meja
-
Jauh-jauh Lewati Rumah Warga hingga Kebun Sawit Demi ke Mini Market, Pria Ini Ternyata Cuma Beli 1 Sachet Bumbu Gulai
-
Viral Tipe-Tipe Santri saat Disuruh Khutbah Idul Fitri, Warganet yang Akhir
-
Dari Samarinda, Kakek 70 Tahun Ini Nekad Mudik Lebaran Seorang Diri ke Pare-pare
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!