Suara.com - Selama hari Sabtu (30/4/2022) kemarin tercatat 279 kasus kecelakaan lalu lintas di berbagai wilayah di Indonesia. Dalam kejadian itu, 39 orang meninggal dunia, 45 orang luka berat, dan 362 luka ringan. Sementara kerugian materiil tercatat Rp500.500.000, kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Gatot Repli Handoko, hari ini.
Sedangkan jumlah pelanggaran lalu lintas tercatat 18.677 kasus. Sebanyak 1.954 pelanggar diberi surat tilang dan 16.733 diberi teguran.
Polisi mengimbau semua pengemudik untuk selalu mengikuti petunjuk petugas dan tetap tertib di jalan raya.
Jasa Marga menyebut arus mudik tahun ini mencatat rekor tertinggi.
Sebanyak 105.016 kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju timur, seperti Cirebon, Semarang, Solo, Surabaya.
Angka itu melebihi angka tahun 2019 yaitu 103.077 kendaraan pada periode arus mudik Hari Raya Idul Fitri.
Jumlah kendaraan yang tinggalkan Jakarta
Sementara itu tercatat 217.081 kendaraan yang keluar dari Jakarta dalam sehari kemarin.
"Jumlah volume kendaraan keluar Jakarta pada hari Sabtu tanggal 30 april 2022 terjadi penurunan sebanyak 4 persen atau 217.081 unit," kata Gatot.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Kilometer 95 Tol Tangerang-Merak, Polisi: Tidak Ada Korban Jiwa
Kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama arah Trans Jawa ada sebanyak 98.374 unit. Kendaraan yang melewati Gerbang Tol Kalihurip Utama arah Bandung ada sebanyak 32.973 unit. Kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikupa arah Pelabuhan Merak ada sebanyak 51.361 unit dan Gerbang Tol Ciawi arah Puncak Bogor berjumlah 34.367 unit.
"Sedangkan pada hari sebelumnya jumlah volume kendaraan keluar Jakarta sebanyak 226.615 unit," katanya.
Rekayasa lalu lintas one way dan contra flow dari GT Cikampek Utama KM 70 hingga GT Kalikangkung KM 414 juga sudah dihentikan per Minggu (1/5/2022) pukul 12.00 WIB karena arus mudik sudah mulai lancar.
"Namun waktu rekayasa one way dan ganjil genap bersifat situasional tergantung daripada volume kendaraan," ujar Gatot.
Layanan vaksinasi
Badan Intelijen Negara bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Banten mengerahkan tim vaksinasi ke Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten, untuk melayani pemudik yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera.
Berita Terkait
-
Ojol Tewas Terlindas Truk usai Tersenggol saat Pindah Jalur di Kemanggisan
-
Kendaraan Berhenti Mendadak Picu Kecelakaan Beruntun di MT Haryono Pancoran
-
Mobil Boks di Bekasi Terobos Lampu Merah Hingga Tabrak 5 Motor, Satu Pemotor Tewas
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026