"Namun, kami tetap bersukacita,” tambahnya.
Warga Afghanistan merayakan Idul Fitri pertama sejak pengambilalihan pemerintahan oleh Taliban di tengah kondisi keamanan dan ekonomi yang suram.
Banyak yang berhati-hati tetapi membanjiri masjid-masjid terbesar di Kabul untuk salat pada hari Minggu, di tengah keamanan yang ketat.
Ledakan sering terjadi menjelang Idulfitri. Di Irak, lebih sedikit pembeli di pasar dari biasanya. Pasukan keamanan bersiaga tinggi dari hari Minggu hingga Kamis untuk mencegah kemungkinan serangan.
Namun, banyak muslim di tempat lain bersukacita dalam menghidupkan kembali ritual yang terganggu oleh pandemi.
Jutaan orang Indonesia telah berdesakan di dalam kereta api, feri, dan bus menjelang hari raya saat mereka berhamburan keluar dari kota-kota besar untuk merayakan bersama keluarga mereka di kampung halaman.
Kembalinya tradisi mudik menimbulkan kehebohan besar setelah dua tahun kemeriahan acara ini diredam akibat pandemi.
Kerinduan untuk merayakan Idul Fitri dengan cara biasa akhirnya terobati hari ini meskipun pandemi belum berakhir, kata Hadiyul Umam, warga Jakarta.
Muslim di Malaysia juga dalam suasana perayaan setelah perbatasan negara mereka dibuka kembali sepenuhnya dan langkah-langkah COVID-19 semakin dilonggarkan.
Baca Juga: Bikin Sejarah di Inggris, Intip Momen Blackburn Rovers Gelar Salat Idulfitri di Stadion
Bazaar Ramadan dan pusat perbelanjaan telah menanti sebelum Idul Fitri dan banyak yang melakukan perjalanan ke kota asal mereka. ap/yf (AP)
Tag
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi