Pemerintah telah memprediksi puncak arus balik lebaran 2022 ini terjadi pada 6 Mei hingga 8 Mei 2022. Presiden Joko Widodo telah menghimbau pada para pemudik untuk tidak menunggu waktu lama untuk pulang demi menghindari lonjakan arus kemacetan.
Meski demikian kepolisian telah menyebutkan bahwa sistem one way ini bersifat situasional yang artinya skema rekayasa arus lalu lintas berdasarkan pada perkembangan kondisi di lapangan. Ketika kebijakan one way diterapkan, maka ruas jalan hanya dilewati oleh kendaraan satu arah.
Oleh karena itu para pemudik diimbau untuk mengisi bahan bakar kendaraan (BBM) maupun membawa bekal makanan saat di jalan untuk menghindari kemacetan yang kapanpun bisa terjadi.
Demikian informasi seputar jalur alternatif Jakarta Bandung one way saat arus balik libur lebaran 2022 untuk mengantisipasi kemacetan. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
Antisipasi Kemacetan Arus Balik, Pemerintah Tambah Waktu Libur Sekolah Sampai 12 Mei
-
Polda Metro Jaya Imbau Pemudik yang Balik ke Jakarta Tidak Paksakan Diri Keluar di Gerbang Tol Halim
-
Terjadi Peningkatan Pergerakan Arus Balik Lebaran 2022, Menteri Perhubungan Dukung Rekayasa Lalu Lintas
-
Urai Kemacetan Arus Balik Lebaran, Pemerintah Perpanjang Libur Sekolah di Jabodetabek
-
Cara Cek CCTV Tol untuk Pantau Arus Balik Agar Terhindar dari Macet
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara