Suara.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, meramal puncak arus balik Lebaran 2022 terjadi pada 6-8 Mei 2022. Hal itu merujuk Survei Potensi Pergerakan Orang Lebaran 2022 Kementerian Perhubungan. Puncak arus balik pada periode itu dipicu sejumlah aktivitas perkantoran yang akan kembali normal awal pekan depan. Untuk menghindari macet, pemudik bisa ikut memantau CCTV tol secara online lewat cara berikut.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat yang cutinya bisa diperpanjang untuk menghindari perjalanan balik pada tanggal tersebut. Hal itu untuk mencegah kepadatan kendaraan.
Pemudik dapat memanfaatkan laman yang menyediakan layanan live streaming dari tangkapan kamera CCTV online yang terpasang di sejumlah titik atau rute untuk memantau lalul lintas. Dengan pantauan lalu lintas online, pemudik dapat melihat kondisi lalu lintas terkini secara online lewat ponsel. Berikut ini cara cek CCTV jalan tol untuk pantau arus balik Lebaran 2022 lewat sejumlah aplikasi.
1. Travoy
Pemudik dapat mengecek CCTV jalan tol Trans Jawa menggunakan aplikasi Travoy milik PT Jasa Marga. Travoy menampilkan CCTV ruas tol terdekat atau ruas tol mana pun yang ingin Anda pantau. Tak hanya itu, Travoy dilengkapi dengan fitur mengecek tarif tol, cek dan isi saldo kartu eTol hingga menunjukkan daftar rest area. Berikut langkah untuk memakainya.
- Download aplikasi Travoy di AppStore atau PlayStore;
- Daftar menggunakan email aktif Anda, lalu login;
- Pilih menu CCTV;
- Ruas tol yang paling dekat dengan lokasi Anda akan muncul secara otomatis;
- Jika ingin melihat arus lalu lintas di tol lain, ketik ruas tol yang Anda ingin pantau.
2. RTTMC Kemenhub
Laman Road Transport and Traffic Management Center (RTTMC) dari Kemenhub memiliki layanan live streaming kondisi lalu lintas. Sumbernya dari kamera CCTV di beberapa ruas jalan. Namun tidak semua ruas jalan di Indonesia bisa dipantau lewat live streaming CCTV pada laman RTTMC Kemenhub.
Ada lebih dari 30 pantuan lalu lintas CCTV online yang terpasang di titik rawan kemacetan, seperti pada jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Supaya bisa mengecek kemacetan lalu lintas, kunjungi link live streaming CCTV berikut https://rttmc.dephub.go.id/rttmc/livecctv, lewat browser di ponsel.
2. ATCS Dishub
Baca Juga: Jadwal Tol One Way Arus Balik Mudik Lebaran 2022 Terbaru Berlaku Besok, Pemudik Cek Dulu!
Opsi lain yakni dengan layanan live streaming CCTV atau pantuan lalu lintas CCTV online Area Traffic Control System (ATCS) dari Dinas Perhubungan (Dishub) di kota atau kabupaten tertentu. Tayangan pantauan lalu lintas CCTV online ATCS Dishub memiliki lingkup spesifik pada ruas jalan yang ada di satu kota atau kabupaten saja.
Tiap kota atau kabupaten biasanya memiliki laman ATCS Dishub yang bervarias. Contohnya, link live streaming CCTV ATCS Dishub Kota Bandung bisa diakses di https://atcs-dishub.bandung.go.id/.Laman ATCS Dishub pada kota atau kabupaten lain bisa dicari di Google Search dengan kata kunci "ATCS Dishub" dan tambahkan nama kota atau kabupaten tertentu.
Kontributor : Alan Aliarcham
Berita Terkait
-
Jadwal Tol One Way Arus Balik Mudik Lebaran 2022 Terbaru Berlaku Besok, Pemudik Cek Dulu!
-
GT Palimanan hingga KM 72 Tol Cikampek One Way Arus Balik hingga Pukul 24.00 WIB Hari Ini
-
Antisipasi Kemacetan Arus Balik Jalinsum Medan-Aceh, Polda Sumut Berlakukan One Way
-
Kepadatan Arus Balik Kawasan Puncak Bogor Diprediksi Hingga Akhir Pekan, Polisi Pilih Terapkan One Way
-
Arus Mudik ke Batam Dimulai Besok, Penumpang Disarankan Balik Pagi Hari
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara