Suara.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjaga kondisi selama Lebaran dengan jogging di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Namun, aktivitasnya tak berjalan lancar karena selalu dihentikan emak-emak dan bapak-bapak yang minta foto.
Ganjar memang akrab dengan jalanan di Tawangmangu. Pasalnya, semasa kecil Ganjar memang tinggal di daerah berhawa sejuk tersebut. Untuk itu, ketika ada waktu senggang, Ganjar kerap berkunjung ke rumah masa kecilnya.
Nah, pada masa lebaran ini, Ganjar turut pulang ke Tawangmangu. Aktivitasnya tak sekadar bernostalgia dengan lingkungan maupun orang-orang yang pernah dekat dengannya. Ganjar turut menjaga kondisi dengan berolahraga.
Baru-baru ini Ganjar mengunggah aktivitasnya ketika sedang jogging di Tawangmangu, tepatnya Cemoro Kandang. Mengenakan baju berwarna merah dan celana berwarna hitam, Ganjar jogging di tepi jalan.
"Ayo ayo olahraga dulu," kata Ganjar Pranowo lewat postingan Instagram pribadinya seperti dikutip Suara.com, Sabtu (7/5/2022)
Namun, aktivitas itu tak berjalan lancar. Tiap beberapa menit berlari, Ganjar harus berhenti karena banyak warga yang mengajaknya berfoto.
Ada emak-emak yang tiba-tiba menghentikan laju motornya dan meminta foto bersama Ganjar. Ada pula emak-emak yang rela berlarian demi berpose dengan politisi PDI Perjuangan tersebut.
"Pak minta foto," kata emak-emak yang berlarian. "Oke ayo," sahut Ganjar.
Tak kalah dengan emak-emak, bapak-bapak pun ingin mengabadikan momen bersama Ganjar. Sembari terus jogging, Ganjar meminta warga untuk menjaga jarak ketika berpose dengannya.
Baca Juga: Libur Lebaran, Okupansi Hotel Melati di Kabupaten Bantul Tembus 90 Persen
Ganjar juga menyapa para pemudik yang memanggilnya dari dalam mobil.
"Hati-hati di jalan," kata Ganjar.
Video yang diunggah ke Instagram tersebut ramai diserbu warganet. Ada yang tertawa melihat emak-emak berlarian. Ada pula yang kecewa karena tak bisa berfoto, padahal sudah ada di Tawangmangu.
"Aku ki rumangsaki mbendino yowes kluyuran tapi kok ratau ketemu pak Ganjar yo (saya itu merasa setiap hari sudah keluar rumah tapi kok tidak ketemu pak Ganjar ya)," curhat salah satu warganet.
"Besok-besok pake masker spiderman full pak buat nyamar," saran warganet.
"Pak Ganjar tinggi banget ya," tulis warganet.
Berita Terkait
-
Libur Lebaran, Okupansi Hotel Melati di Kabupaten Bantul Tembus 90 Persen
-
Libur Lebaran, Objek Wisata di Siak Sudah Dikunjungi 9.505 Orang
-
Habiskan Waktu Bareng Cucu, Paras Adik Jan Ethes Saat Libur Lebaran Bareng Presiden Jokowi Dapat Pujian: Cantik Banget
-
H+5 Lebaran, Bus dan Penumpang Arah Jawa Padati Pelabuhan Bakauheni
-
Epidemiolog Sebut Kasus Covid-19 Bakal Meledak Sebulan Mendatang Usai Mudik Lebaran
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi
-
Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme
-
Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
-
Tepis Isu Menyerah, Kaposwil Safrizal Jelaskan Lagi Progres Pembersihan Pasca-Banjir Aceh